Breaking News:

Turap Kompleks Telkom Ciputat Bergerak, Longsor Susulan Masih Berpotensi Terjadi

longsor turap Kompleks Griya Satwika Telkom, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), berpotensi kembali terulang.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Longsor turap Kompleks Griya Satwika Telkom, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (14/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC), Bambang Heri Mulyono, mengatakan, longsor turap Kompleks Griya Satwika Telkom, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), berpotensi kembali terulang.

Pernyataan tersebut disampaikan Bambang usai meninjau langsung kondisi longsor dari Kompleks Nerada Estate, Cipayung, Ciputat, yang berada di seberang lokasi longsor,  Senin (14/6/2021).

Bambang melihat sisa turap yang masih berdiri kondisinya bergerak.

"Kalau saya melihat gejalanya saja. Gejalanya itu sudah ada pergerakan. Kalau sudah ada pergerakan  berarti itu harus dievaluasi. Saya melihat ini ada tanda-tandanya, ada gejalanya, ada pergerakan."

Jika tidak segera diperkuat, turap tersebut berpotensi longsor susulan.

"Harus diperkuat, karena kalau bergerak ada potensi dia untuk Ä·embali longsor," ujarnya.

Baca juga: 200 Disabilitas Menjalani Vaksinasi Covid-19 di Pool Bluebird Kramat Jati

Baca juga: Polisi Sita 1,129 Ton Sabu yang Berasal dari Jaringan Narkotika Timur Tengah

Baca juga: Tiga Hari Evakuasi Material Longsor, Banjir di Ciputat Surut

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, turap Komplek Telkom, mengalami longsor pada Jumat (11/6/2021) malam.

Material longsor yang sangat tebal berupa batu dan tanah menimbun anak Kali Pesanggrahan.

Imbasnya, anak kali tersebut meluap dan menggenangi Kompleks Nerada Estate, Cipayung, Ciputat, yang berada di bawahnya.

Selain Nerada Estate, kawasan Cipayung Mas dan Kompleks Polisi Udara juga ikut tergenang karena air anak Kali Pesanggrahan yang meluap.

Selain menimbun kali, longsor juga menghancurkan tiga rumah di Kompleks Nerada Estate.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, material longsor sudah berhasil dikeruk, banjirpun mulai surut. 

Area bekas longsor ditutupi terpal dan kerangka bambu agar tidak terkikis jika terjadi hujan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved