7 Maling Bobol Rumah Warga Kebon Pala di Siang Bolong
Rumah Damar dibobol komplotan maling beranggotakan tujuh pria meski saat kejadian dalam keadaan dijaga dua asisten pembantu rumah tangga (ART).
Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Kasus pencurian disertai pemberatan di Jakarta Timur pada siang bolong terus bertambah, kali ini korbannya Damar Wicaksono (30), warga Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar.
Rumah Damar yang berada di Jalan Masjid Al-Falah, RT 07/RW 02 dibobol komplotan maling beranggotakan tujuh pria meski saat kejadian dalam keadaan dijaga dua asisten pembantu rumah tangga (ART).
Kapolsek Makasar Kompol Tumpak Ferison Hutagaol mengatakan aksi pencurian disertai pemberatan menimpa Damar tersebut terjadi pada Rabu (9/6/2021) sekira pukul 11.50 WIB
"Awalnya saat kedua ART, atas nama Nova dan Muhiddin sedang berada di rumah mereka didatangi seorang pria yang mengaku petugas Kelurahan," kata Tumpak di Makasar, Jakarta Timur, Selasa (15/6/2021).
Kala itu pelaku meminta Nova dan Slamet untuk keluar rumah dengan modus membantu pengukuran jalan untuk pengerjaan proyek dan penebangan pohon di Jalan Masjid Al-Falah.
Baca juga: Statistik Perancis vs Jerman: Les Blues Menang 16 Kali dari 20 Kali Pertemuan
Akal bulus pengerjaan proyek dan penampilan pelaku yang rapih layaknya petugas Kelurahan itu membuat Slamet dan Nova tertipu sehingga menurut diminta keluar rumah.
"Saat mereka keluar rumah itu datang pelaku lain lalu masuk ke rumah korban. Jadi pelaku yang mengaku sebagai petugas Kelurahan ini bertugas mengalihkan perhatian kedua ART," ujarnya.
Berdasar rekaman CCTV yang menyorot kejadian Tumpak menuturkan empat pelaku yang datang secara berboncengan menaiki motor dari arah berlawanan masuk ke rumah Damar.
Baca juga: Alur Pendaftaran PPDB DKI Jakarta Jalur Afirmasi Jenjang SMP hingga SMA/SMK, Jangan Sampai Keliru
Secara bergantian keempat pelaku masuk ke rumah Damar, sementara dua pelaku lain yang mengemudikan sepeda motor menunggu di bagian depan sambil mengalihkan perhatian warga.
"Karena perhatian kedua ART pemilik rumah dan warga teralihkan pelaku jadi mereka tidak sadar saat pelaku masuk. Baru tahu kejadian setelah pelaku pergi dan saat masuk rumah mendapati kamar berantakan," tuturnya.
Kanit Reskrim Polsek Makasar Iptu Mochamad Zen mengatakan dari hasil olah TKP yang dilakukan jajarannya keempat pelaku sempat masuk ke kamar di lantai satu dan dua rumah.
Baca juga: Pinjaman KUR BRI Bisa Cair 100 Juta Tanpa Agunan dan Bunga Rendah, Bisa Ajukan Lewat Handphone
Berdasar rekaman CCTV keempat pelaku hanya butuh waktu kurang dari lima menit menggasak uang jutaan rupiah milik Damar dan handphone Nova yang saat kejadian ditempatkan di kamar.
"Kita sudah melakukan olah TKP dan minta keterangan tiga saksi. Tiga saksi ini dua ART pemilik rumah dan satu warga yang saat kejadian berada di lokasi. Kasusnya sekarang dalam penyelidikan," kata Zen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kapolsek-makasar-kompol-tumpak-ferison-hutagaol-dan-kanit-reskrim-polsek-makasar.jpg)