Virus Corona di Indonesia

Tingkat Kematian Pasien Covid-19 Paling Tinggi di Wisma Atlet Kemayoran Terjadi pada Januari 2021

Tingkat kematian pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran paling tinggi terjadi pada Januri 2021.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Muhammad Zulfikar
(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat memberikan berkas pasien Covid-19 saat tiba di pos pemeriksaan IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Tingkat kematian pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran paling tinggi terjadi pada Januri 2021.

Saat itu, sekira 30-an pasien Covid-19 meninggal dunia di RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat

"Kebanyakan memang tidak terselamatkan. (Kematian) tertinggi pada Januari hingga 30 lebih dalam satu bulan," kata Penanggung Jawab RSD Wisma Atlet Kemayoran, Letkol Laut Muhammad Arifin, Selasa (15/6/2021).

"Pada Senin (14/7/2021), ada yang meninggal tiga orang, ini berbahaya buat masyarakat, apalagi (virus) varian India sudah masuk juga," lanjut Arifin. 

Karena itu, Arifin mengimbau agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan perihal Covid-19

Pemerintah membutuhkan peran masyarakat agar dapat mengurangi angka positif Covid-19

Hal itu pernah terwujud lantaran 62 ribu pasien Covid-19 telah sembuh saat berada di RSD Wisma Atlet Kemayoran. 

"Percuma kalau kami sudah jungkir balik, 62 ribu pasien sudah sembuh selama setahun, sekarang masuk lagi tidak habis-habis," jelas Arifin.

Dia mengingatkan, pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran sempat berkurang dari ribuan hingga ke angka ratusan.

Penurunan data pasien Covid-19 tersebut berlangsung pascamusim libur lebaran 2021.

"Buktinya pada 17 Mei 2021, bisa di angka 15  persen atau tinggal 500 pasien. Itu kalau lebarannya tidak berakibat seperti ini, saya yakin hari ini tinggal 5 persen," tutur Arifin. 

Kini, data pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran kembali pada angka 5 ribuan. 

RSD Wisma Atlet Kemayoran dinyatakan telah memasuki peringatan lagi.

"Kalau tidak ada penambahan yang drastis seperti sekarang ini. Kita harus bereskan ini, jgn sampe terulang kembali, hulu kita di hilir menjalankan tugas sebaiknya," tutur dia.

Baca juga: Cek Passing Grade atau Nilai Ambang Batas SKD CPNS 2021, Jumlah Soal Bertambah 10

Baca juga: Kisah Pilu Emi: Hidup Sebatang Kara, Tak Diakui Ibu Hingga Ditemukan Tewas di Kontrakan Cipete

Baca juga: Jangan Lupa Baca Sholawat Nariyah, Sholawat Nabi Muhammad SAW, dan Tibbil Qulub, Cek Manfaatnya

Pasien Covid-19 Tak Terbendung 

Rumah Sakit Darurat (RSD) menambahkan satu tower lagi untuk disulap menjadi tempat isolasi bagi orang tanpa gejala (OTG) Covid-19

Arifin mengatakan, tempat isolasi OTG Covid-19 tersebut yakni tower 8 RSD Wisma Atlet

"Jadi, tower 8 ini bisa menampung 1.569 OTG," kata Arifin, saat meninjau persiapan Tower 8 RSD Wisma Atlet, pada Selasa (15/6/2021).

"Terutama yang tanpa gejala, nanti untuk lantai dasar rencana seperti Januari lalu,  digunakan sebagai ruang gawat darurat," lanjutnya.

Dia menyatakan, tower 8 ini dikhususkan untuk para OTG Covid-19

"Nanti yang disiapkan juga ada oksigen dan obat emergency kit di lantai dasar disiapkan semua," ucap dia.

Arifin mengatakan persiapan Tower 8 tersebut kini mencapai 75 persen.

"Persiapannya sudah 75 persen. Ini alternatif kedua dari RSDC Wisma Atlet Kemayoran," kata Arifin.

"Jadi, tower 8 segera mungkin bisa difungsikan untuk tempat isolasi yang pasien tanpa gejala," lanjutnya. 

Padahal, Tower 8 RSD Wisma Atlet ini sempat menjadi tempat isolasi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Kini, kata Arifin, masih terdapat 150 PMI yang diisolasi di sana.

Alhasil, Tower 8 RSD Wisma Atlet siap menjadi tempat untuk OTG pada dua hari mendatang.

"Sekira dua hari lagi siap menampung OTG karena masih ada sisa 150 orang karantina di sini yang PMI," jelas Arifin.

"Tapi mereka akan dievakuasi sampai malam hari ini. Mungkin besok pagi sudah dikosongkan," lanjutnya. 

Diketahui, Tower 8 dan 9 RSD Wisma Atlet sempat menjadi tempat isolasi bagi pasien Covid-19

Hal tersebut berlangsung pada Januari 2021, pascamusim libur tahun baru.

Sebab, Tower 4 hingga 7 di sana hampir melebihi kapasitas.

Namun, data pasien Covid-19 sempat menurun sehingga Tower 8 dan 9 RSD Wisma Atlet Kemayoran tak lagi digunakan sebagai tempat isolasi. 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved