Lowongan Kerja

Lowongan Kerja Jakarta Bank BNI Lulusan S1/S2, 3 Posisi Dibuka, Buruan Catat Syaratnya!

BNI kini tercatat sebagai bank nasional terbesar ke-4 di Indonesia, dilihat dari total aset, total kredit maupun total dana pihak ketiga.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Wahyu Aji
KONTAN/CAROLUS AGUS WALUYO
Bank BNI Lowongan Kerja Lulusan S1/S2, Catat Syarat Lengkapnya di Sini 

5. Sertakan informasi kontak dengan lengkap

Sertakan informasi yang lengkap pada CV yang kamu buat.

Penting bagi pelamar untuk menyertakan nomor telepon, alamat sosial media dan alamat rumah untuk mempermudah HRD menghubungi pelamar.

6. Gunakan foto yang benar

Gunakan foto yang terbaru dan dengan kualitas foto yang baik. Pada CV sertakan foto yang formal, kenakan pakaian yang sopan dan rapih.

Lantas, apa saja yang ada di dalam berkas lamaran pekerjaan?

Berikut ini berkas yang harus kamu persiapkan sebelum melamar pekerjaan:

- Foto

- Kartu Tanda Penduduk (KTP)

- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

- Surat lamaran

- Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)

- Surat keterangan sehat

- Transkip Nilai

- Surat Keterangan Lulus/Ijazah

- Lampiran (jika ada)

Ilustrasi Karyawan
Ilustrasi Karyawan (SHUTTERSTOCK)

Pakai Bahasa Inggris atau Indonesia?

Setelah mengetahui cara membuat CV untuk melamar kerja, perlu diketahui umumnya ada dua jenis CV yang sering digunakan oleh pelamar kerja.

Di antaranya, CV dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Tak jarang para pelamar kerja menyiapkan CV dalam dua versi bahasa tersebut.

Banyak anggapan, kalau CV berbahasa Inggris memiliki poin plus dan lebih dipertimbangkan perusahaan. Benarkah demikian?

Melansir Kompas.com, pakar Career Development, Audi Lumbantoruan, mengakui memang banyak perusahaan yang melihat nilai lebih pada CV yang disajikan dalam Bahasa Inggris.

Baca juga: 7 Obat Tradisional Sembuhkan Luka Borok Koreng, Ampuh dan Aman untuk Anak

"Kalau melihat dari semangatnya 'menjual diri', membuat CV untuk menjual kemampuan, banyak perusahaan lebih menyukai CV Bahasa Inggris. Ini jadi seperti representatif bagi pelamar kerja," jelas Audi

Kendati demikian, bukan berarti CV yang menggunakan Bahasa Indonesia tidak lebih menjual ketimbang versi Bahasa Inggris.

Hal itu tak lepas dari bagaimana pelamar kerja menyajikan CV yang dibuatnya.

"Bukan berarti CV Bahasa Indonesia tidak lebih baik, boleh-boleh saja. Tapi balik lagi isi yang ada di CV itu sendiri," terangnya.

Lebih lanjut, Audi menerangkan CV harus menggambarkan nilai apa saja yang terdapat dalam diri seorang pelamar kerja.

"Ketika mau lamar kerja, buat CV jangan terlalu banyak menjual diri."

"Misalnya fokus saja pada konteks pendidikan terakhir, pengalaman, keberhasilan yang sudah dilakukan selama ini, dan informasi penting lainnya. Catatan lagi, CV kalau bisa tak boleh lebih dari tiga halaman," ungkap Audi.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved