Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Viral Curhat Nakes di Tangerang: Tempat Isolasi Mandiri Penuh, Ambulans Harus Mengantre

Video tersebut menampilkan curahan hati seorang tenaga kesehatan (nakes) yang mencak-mencak

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
Istimewa
Tangkapan layar seorang nakes yang merekam dirinya bercerita soal RIT di Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, penuh pasien Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, BENDA - Belakangan viral video yang memperlihatkan kondisi rumah isolasi terkonsentrasi (RIT) Jurumudi Baru penuh dengan pasien Covid-19.

Sebagai informasi, RIT merupakan tempat isolasi mandiri untuk pasien Covid-19 berstatus OTG yang disediakan Pemerintah Kota Tangerang.

Namun, sebuah video berdurasi sekira satu menit di RIT Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang mendadak viral.

Video tersebut menampilkan curahan hati seorang tenaga kesehatan (nakes) yang mencak-mencak karena kondisi RIT di Jurumudi penuh pasien Covid-19.

"Ini kita lagi nungguin nih dari Puskesmas Jurumudi Baru. Nih liatin nih, penuh kamarnya penuh semua full kita antre dari tadi nih. Nih mobil ambulans temen saya nih udah lama," curhat nakes tersebut sambil menunjukan kondisi RIT Jurumudi Baru.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Tangerang berencana akan menambah RIT baru di Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menerangkan, pihaknya tengah mempersiapkan penambahan RIT disebuah sekolah kawasan Kelurahan Jurumudi Baru.

"Saat ini kami mulai menyiapkan sarprasnya, mulai dari ruangannya, tempat tidur, sirkulasi udaranya dan yang lainnya agar bisa segera dioperasionalkan segera," ungkap Arief dalam sambungan telepon, Senin (21/6/2021).

Baca juga: Kenali 6 Gejala Terinfeksi Virus Corona Varian Delta, Apa Saja?

Terkait penambahan ruang isolasi ini, Arief mengaku memang ada lonjakan kasus Covid-19 yang sangat signifikan.

"Di RIT yang kami siapkan khusus pasien yang tidak bergejala dan bergejala tingkat ringan, saat ini fasilitas kesehatan sudah mulai penuh," terang Arief.

"Jadi kami upayakan agar masyarakat yang terpapar bisa kami rawat di sini," sambung dia lagi.

Baca juga: Dampingi Dinda Hauw Lahiran, Rey Mbayang Peluk Erat Anak Pertamanya Sambil Panjatkan Doa Menyentuh

Arief menuturkan ruang isolasi tambahan ini direncanakan dengan kapasitas sementara 150 kasur.

Setiap kelasnya bisa menampung paling banyak delapan kasur.

Baca juga: 65 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi di Graha Wisata TMII Dalam Sepekan: Hanya Tersisa 3 Kamar

"Ruangannya yang kami siapkan 19 ruangan, mudah-mudahan bisa membantu pasien-pasien yang masih belum mendapatkan tempat isolasi," ujar Arief.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved