Kartu Prakerja

Moeldoko: Kartu Prakerja Beri Peluang Kerja Bagi Calon dan Mantan Pekerja Migran Indonesia

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebutkan Kartu Prakerja telah dirasakan banyak manfaatnya oleh seluruh masyarakat. Termasuk calon dan eks PMI.

Tayang:
tangkapan layar prakerja.go.id
Program Kartu Prakerja. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebutkan Kartu Prakerja telah dirasakan banyak manfaatnya oleh seluruh masyarakat. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebutkan Kartu Prakerja telah dirasakan banyak manfaatnya oleh seluruh masyarakat.

Tercatat jumlah penerima Kartu Prakerja mencapai 3,38 juta berdasarkan hasil evaluasi III Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian periode 15 November-15 Desember 2020.

Moeldoko menuturkan Kartu Prakerja telah menjangkau calon dan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

"Program ini memberi peluang kerja bagi calon dan mantan (ex) PMI," kata Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko saat menghadiri rapat program Kartu Prakerja di Jakarta, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: Rumor Kartu Prakerja Gelombang 18 Dibuka, Orang Dalam Beri Respons: Itu Berita Bohong

Dari jumlah 3,38 juta, sebanyak 337.154 atau 6,12 persen merupakan calon PMI. Pada data yang sama, sebanyak 120.648 atau 2,19 persen dari total penerima Kartu Prakerja adalah ex-PMI.

Catatan tersebut tidak lepas dari kolaborasi pengelola Kartu Prakerja dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko, saat dijumpai wartawan di Kampus UIII, Sukmajaya, Kota Depok, Selasa (20/4/2021). Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebutkan Kartu Prakerja telah dirasakan banyak manfaatnya oleh seluruh masyarakat. Termasuk calon dan eks PMI.
Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko, saat dijumpai wartawan di Kampus UIII, Sukmajaya, Kota Depok, Selasa (20/4/2021). Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebutkan Kartu Prakerja telah dirasakan banyak manfaatnya oleh seluruh masyarakat. Termasuk calon dan eks PMI. (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Pendampingan untuk ex-PMI juga dilakukan mulai dari pendaftaran, pelatihan, hingga masuk learning management system dengan 92 layanan, terdiri dari target Juni 2021 sebanyak 23 layanan dan Juli 2021 sebanyak 69 layanan.

Sementara PMI Kartu Prakerja menunjukkan ada potensi peralihan dari unskilled labor ke skilled labor.

Hal ini karena seperlima calon PMI berpendidikan Sarjana.

Baca juga: Pengelola Kartu Prakerja Angkat Bicara Kabar Ada Jasa Penukaran Sisa Saldo Prakerja Bisa Diuangkan

Namun Moeldoko menyarankan, perlu kerja sama lebih lanjut antara BP2MI, Kemenaker dan Kartu Prakerja untuk pertanggungjawabannya.

Di sisi lain, Manajemen Pelaksana Operasi (PMO) Kartu Prakerja sudah mengumpulkan data yang berasal dari Survei Evaluasi Program Kartu Prakerja dan data karantina PMI di Wisma Atlet. Data Wisma Atlet bisa menjadi pilot project pemberdayaan di daerah.

Ex-PMI datang dari 150 negara, punya skill unik dan berkompetensi. Diharapkan Kartu Prakerja bisa memberikan reskilling untuk PMI yang baru pulang, sambil menunggu masa Covid-19 usai.

Baca juga: Info Seputar Kartu Prakerja Gelombang 18 yang Banyak Ditunggu Warga, Ini Penjelasannya

Hasil Seleksi Kartu Prakerja gelombang 17

Hasil seleksi Kartu Prakerja gelombang 17 telah diumumkan.
Hasil seleksi Kartu Prakerja gelombang 17 telah diumumkan. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebutkan Kartu Prakerja telah dirasakan banyak manfaatnya oleh seluruh masyarakat. Termasuk calon dan eks PMI. (Instagram @prakerja.go.id)

Hasil seleksi Kartu Prakerja gelombang 17 telah diumumkan.

Bagi kamu yang lolos sebagai peserta Kartu Prakerja gelombang 17 maka tahap selanjutnya yakni mengikuti pelatihan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved