Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Banyak Pegawai Terpapar Covid-19, Balai Kota Tangsel Lockdown

Pilar Saga Ichsan menyebut Kantor Pemkot Tangsel atau Balai Kota tengah lockdown.

Tayang:
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, saat meninjau vaksinasi massal, di Universitas Pamulang Kampus Viktor, Serpong, Selasa (29/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan menyebut Kantor Pemkot Tangsel atau Balai Kota tengah lockdown.

Hal itu lantaran saking banyaknya jumlah karyawan Pemkot Tangsel yang terpapar Covid-19.

"Tapi sekarang kan lagi lockdown. Wali Kota, Wakil Wali Kota tidak berkantor di Pemkot sampai pertengahan Juli, karena tingginya kasus di dalam Pemkot sendiri," kata Pilar saat meninjau vaksinasi massal, di Universitas Pamulang Kampus Viktor, Serpong, Selasa (29/6/2021).

Orang nomor dua di Tangsel itu mengatakan, dirinya dan Wali Kota Benyamin Davnie sudah tidak berkantor di Balai Kota sejak sepekan lalu.

"Sudah berjalan hampir seminggu," ujarnya.

Jika tidak ada hal mendesak, segala rapat dan koordinasi dilakukan secara daring atau online.

Baca juga: TNI Kerahkan Puluhan Nakes Bantu Vaksinasi Covid-19 Massal di Ciracas

Dua kepala daerah Tangsel itupun kini lebih banyak bertugas di kediamannya masing-masing.

"Iya, jadi segala kegiatan administrasi ataupun rapat melalui daring, kalaupun harus benar-benar, di rumah dinas ya," ujarnya. 

Meski Pilar menyebut Balai Kota lockdown, namun masih ada 25% karyawan yang masuk, dan 75% sisanya bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Baca juga: Ratusan Tenaga Kesehatan di Seluruh Puskesmas Tangsel Terpapar Covid-19 Silih Berganti

"Makanya kita kerjanya arahan Pak Wali 25%, 75% di rumah. Untuk Pol PP sama Dishub 100% di lapangan," ujarnya.

Pilar sendiri belum mengetahui pasti karyawannya yang terpapar Covid-19, namun menurutnya jumlahnya cukup banyak.

"Wah banyak, di Bappeda saja kalau tidak salah ada 13 orang," ujarnya.

Sementara, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, juga mengonfirmasi hal lockdown balai kota itu.

"Enggak lockdown total sih, cuma memang beberapa OPD itu hanya menyisakan pegawai tata usaha saja karena ada penularan," ujar Benyamin melalui sambungan telepon.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved