Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Pengadilan Negeri Jakarta Timur Sampaikan Pernyataan Banding Rizieq Shihab ke Jaksa

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerima surat pernyataan banding Rizieq Shihab

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Ilustrasi Rizieq Shihab Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerima surat pernyataan banding 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerima surat pernyataan banding dalam kasus dugaan tindak pidana pemberitahuan bohong tes swab RS Rizieq Shihab di RS UMMI Bogor.

Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Alex Adam Faisal mengatakan surat pernyataan banding atas vonis bersalah dari Majelis Hakim disampaikan tim kuasa hukum Rizieq pada Rabu (30/6/2021).

Dalam surat tersebut Rizieq dan Muhammad Hanif Alatas mengajukan banding atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada sidang Kamis (24/6/2021) lalu.

"Nanti setelah mengajukan banding itu akan diberitahukan kepada yang terbanding, yaitu Jaksa. Jaksa akan membuat kontra memori banding enggak," kata Alex saat dikonfirmasi di Cakung, Jakarta Timur, Rabu (30/6/2021).

Baca juga: Divonis 4 Tahun Kasus Berita Bohong Swab Test, Rizieq Shihab Ajukan Banding

Proses ini tahapan awal yang dilewati sebelum Pengadilan Negeri Jakarta Timur melimpahkan berkas perkara ke tingkat Pengadilan Tinggi Jakarta DKI Jakarta yang berwenang mengadili banding.

Selama proses berlangsung Rizieq dan menantunya, Hanif tetap ditahan di Rutan Bareskrim Polri, pun keduanya belum bersatus terpidana dalam perkara tes swab RS UMMI Bogor.

"Lalu prosesnya lagi akan ada pemberitahuan untuk inzage, inzage itu pemberitahuan untuk melihat berkas. Mereka (tim kuasa hukum Rizieq dan JPU) akan nanti akan dipanggil melihat berkas, ada catatan atau enggak dari mereka," ujarnya.

Baca juga: Sudin KPKP Jakarta Timur Bantah Pria Pembawa Pisau Saat Sidang Rizieq Shihab Pegawainya

Alex menuturkan setelah inzage rampung berkas banding perkara tes swab RS UMMI Bogor yang membuat Rizieq divonis empat tahun penjara baru dilimpahkan ke Pengadilan Tinggi Jakarta.

Untuk sekarang Pengadilan Negeri Jakarta Timur masih dalam proses mengurus pelimpahan berkas banding Rizieq, Hanif, dan Dirut RS UMMI Bogor, dr. Andi Tatat yang divonis bersalah.

"Tapi oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur pemberitahuan sudah diberikan kepada Majelis Pengadilan Tinggi. Nanti Pengadilan Tinggi akan mengagendakan (penunjukan Majelis Hakim) sambil menunggu berkas," tuturnya.

Dalam perkara RS UMMI Bogor, Rizieq, Hanif, dan Andi Tatat divonis terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Bahwa ketiga terdakwa berbohong saat menyatakan Rizieq dalam kondisi sehat ketika dirawat di RS UMMI Bogor pada November 2020 lalu karena hasil tes swab PCR Rizieq terkonfirmasi Covid-19.

Baca juga: Ratusan Simpatisan Rizieq Shihab Diamankan Polisi, Kuasa Hukum Siapkan Pendampingan Hukum

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan hukuman empat tahun penjara terhadap Rizieq atau lebih rendah dibanding tuntutan JPU yang meminta hukuman enam tahun penjara.

Sementara terhadap Hanif dan dr. Andi Tatat divonis satu tahun penjara, putusan tersebut juga lebih rendah dibanding tuntutan JPU yang meminta vonis dua tahun penjara terhadap keduanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved