Misteri Temuan Jasad Pasutri di Rumah, Oding Akhiri Hidup Tenggak Racun Setelah Aniaya Istrinya
Misteri temuan jasad pasangan suami istri di dalam rumahnya di Garut, Jawa Barat akhirnya terkuak. Berawal cekcok masalah rumah dijual.
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Misteri temuan jasad pasangan suami istri di dalam rumahnya di Garut, Jawa Barat akhirnya terkuak.
Kasus temuan jasad pasutri di Garut itu terjadi di Kampung Cinunuk Tengah, Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Jumat (4/7/2021).
Sang suami Oding Saripin (82) tak bernyawa di dalam kamar diduga karena meminum racun.
Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Dede Sopian menjelaskan dari hasil autopsi, sang suami diduga tewas karena menenggak racun karena di dalam paru-parunya terkandung senyawa racun.
"Suaminya yang meninggal di tempat tidur, hasil autopsi diduga dikarenakan adanya racun yg terkandung di paru-paru," ucapnya.
Baca juga: Orang Dekat Meninggal Terpapar Covid-19, Hermansyah Pilih Akhiri Hidup Saat Isolasi Mandiri
Namun, kata Dede untuk membuktikan kematian suaminya tewas karena racun harus dilakukan tindakan lebih lanjut setelah autopsi yaitu toksikologi di Mabes Polri.
Sedangkan sang istri, Iceu Juwita (64), tewas dengan tanda kekerasan di bagian lehernya.
Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Dede Sopian mengatakan Iceu ditemukan meninggal dunia dengan keadaan mulut tersumpal.
"Jadi kami sampaikan hasil autopsi korban yang perempuan itu ada dugaan kekerasan, adanya penyumbatan di saluran pernafasan yang ada tanda-tanda disumpel dan lehernya ada bekas tekan oleh tangan," ungkapnya, Sabtu (3/7/2021).
Baca juga: Cium Bau Busuk di Rumah Pasutri Lansia, Warga Terkejut Usai Dobrak Pintu Temukan Keduanya Meninggal
Berdasarkan keterangan saksi, Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Dede Sopian mengungkapkan pasangan suami istri itu sering terlibat cekcok.
Keduanya cekcok saat sang suami meminta istrinya untuk menjual rumah.
"Tapi istrinya menolak karena rumah tersebut peninggalan suami pertamanya," ucap Dede.
Dari hasil pemeriksaan kematian didapat Iceu tewas lebih awal daripada Oding.
Tim forensik juga menemukan tanda kekerasan di leher korban.

"Sekitar dua hingga tiga hari setelah korban (istri) meninggal, lalu suaminya," imbuhnya.