Breaking News:

Bekuk 2 Bandar Narkoba dari Jonggol, Polres Metro Jakarta Utara Amankan 52,9 Kg Gram Ganja

Polres Metro Jakarta Utara meringkus dua orang bandar narkoba di wilayah Jonggol, Kabupaten Bogor, Senin

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Konferensi pers penangkapan 52,9 kilogram yang dilakukan Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (5/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Utara meringkus dua orang bandar narkoba di wilayah Jonggol, Kabupaten Bogor, Senin (28/6/2021) pekan lalu.

Kedua bandar yang masing-masing berinisial BA dan SR ditangkap dengan barang bukti total 52,9 kilogram ganja.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan, kedua tersangka ditangkap setelah polisi melakukan segelintir proses penyelidikan.

Baik BA dan SR diketahui sudah beberapa kali melakukan transaksi narkoba di wilayah Jakarta Utara.

"Hasil penyelidikan mengarah ke daerah Jonggol, dengan memperlihatkan dua orang pelaku menyimpan ganja berada di kontrakan, atas nama BA dan SR," kata Guruh di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (5/7/2021).

Anggota Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Utara di bawah pimpinan Kanit II AKP P. Hasiholan Siahaan kemudian mengarah ke kontrakan kedua pelaku di wilayah Jonggol.

Di sana, polisi mendapatkan 52,9 kilogram ganja yang dibagi dua.

"50 paket dibungkus dengan lakban coklat berisikan narkotika jenis ganja dengan berat 49,2 kilogram," kata Guruh.

Baca juga: Simpan Ganja Dalam Masker, Pengedar Narkoba di Bekasi Dibekuk Polisi

Baca juga: Belum Sempat Ambil Ganja di Tong Sampah, Pengedar Lebih Dulu Diciduk Polsek Jatisampurna

"Kemudian yang kedua 26 paket dengan bungkus plastik beratnya 3,7 kilogram," sambung Kapolres.

Kedua pelaku kemudian diamankan ke Mapolres Metro Jakarta Utara untuk diproses lebih lanjut.

Mereka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang yang dikenal dengan panggilan Opung asal Medan, Sumatera Utara.

Atas perbuatannya, baik BA maupun SR dijerat pasal 114 ayat 2 subsidair pasal 111 ayat 2 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancaman hukuman pidana paling singkat 20 tahun penjara sampai dengan hukuman mati. Kemudian tindak lanjut saat ini sedang dilakukan pengembangan dan yang bersangkutan sudah ditahan sebagai tersangka," tutup Guruh. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved