Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Sempat Macet 3 Kilometer, Kepadatan di Pos Penyekatan Pasar Rebo Berkurang 70 Persen

Wakapolrestro Jakarta Timur AKBP Ahmad Fanani mengatakan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Bogor lokasi penyekatan lancar

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Bima Putra
Petugas gabungan yang berjaga di pos penyekatan PPKM Darurat Jalan Raya Bogor, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (6/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Kemacetan di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Pasar Rebo perbatasan Jakarta Timur dengan Depok imbas pos penyekatan PPKM Darurat pada Selasa (6/7/2021) berkurang.

Bila pada Senin (5/7/2021) kemacetan imbas pos penyekatan mengular hingga tiga kilometer dari depan PT Panasonic ke kawasan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

Wakapolrestro Jakarta Timur AKBP Ahmad Fanani mengatakan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Bogor lokasi penyekatan lancar tanpa adanya penumpukan kendaraan.

"Kepadatan berkurang hingga 70 persen. Mudah-mudahan masyarakat sudah lebih paham tentang aturan PPKM Darurat sehingga bekerja dari rumah," kata Fanani di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (6/7/2021).

Menurutnya sejak pagi hingga hari ini warga yang diputar balik di pos penyekatan PPKM Darurat depan PT Panasonic kooperatif mengikuti imbauan petugas gabungan.

Namun kendaraan taktis berupa dua Panser milik TNI dan satu Barracuda korps Brimob masih disiagakan di pos penyekatan depan PT Panasonic, Kecamatan Pasar Rebo.

Baca juga: Mimpi Maman Abdurrahman Bermain Bersama Anak di Kompetisi Tertinggi Sepak Bola Indonesia

Baca juga: Melawan saat Ditangkap, Pelaku Curanmor Ditembak Jajaran Polsek Matraman

Baca juga: Gubernur Anies: 59 Perusahaan Ditutup Karena Langgar PPKM Darurat

"Selain tenaga kesehatan dan pekerja sektor esensial dan kritikal kita putar balik. Kita memberikan pengarahan kepada masyarakat bahwa lebih bagus bekerja di rumah, ini untuk kesehatan masing-masing," ujarnya.

Fanani menuturkan pos penyekatan di depan PT Panasonic bakal disiagakan hingga 20 Juli 2021 mendatang sesuai PPKM Darurat yang ditetapkan pemerintah guna mencegah penularan Covid-19.

Pos penyekatan dijaga 24 jam penuh oleh petugas gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Damkar di mana pengendara dari arah Depok ke Jakarta maupun sebaliknya dijaga.

"Walaupun ada pengurangan kepadatan arus lalu lintas anggota tetap tidak dikurangi. Dari TNI 150 personel, dari Polri 200, dan unsur pemerintah kota Jakarta Timur sebanyak 50 orang," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved