Ketahuan Asyik Nongkrong di Warkop Saat PPKM Darurat, Oknum Dishub DKI Terancam Dipecat

Mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, oknum anggota Dishub itu terancam sanksi berat.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Viral di media sosial video yang memperlihatkan sejumlah petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI nongkrong di sebuah warung kopi.

Mereka tampak asyik duduk berkerumun sambil menyeruput segelas kopi.

Dalam video itu, sang perekam menyebut, dirinya dan beberapa temannya yang sedang nongkrong di warkop itu sempat dibubarkan petugas Dishub.

Namun, bukannya ikut membubarkan diri, petugas Dishub malah asyik nongkrong di warkop tersebut.

"Masih pada nongkrong, kita dibubarin. Ini saya rekam pokoknya," ucap sang perekam dikutip TribunJakarta.com, Jumat (9/7/2021).

Sang pengambil video pun memperlihatkan sejumlah kendaraan operasional Dishub DKI diparkir di seberang warkop tersebut.

"Dari Dishub semua lagi ngumpul, kita enggak boleh nongkrong. Ini mobil dan motor (operasional Dishub) ada di situ," ujarnya.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir mengaku bakal menindaklanjuti video viral tersebut.

Ia menyebut, Dishub DKI bakal memberikan sanksi kepada petugas tersebut.

"Dishub DKI Jakarta telah menerima laporan soal petugas yang nongkrong di warkop saat malam. Petugas-petugas tersebut akan mendapat sanksi tegas," kata Chaidir saat dikonfirmasi.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Mengganas, Pedagang Kelapa Muda di Pamulang Banjir Pembeli

Baca juga: Kuota Vaksinasi Anak Terpenuhi, RSIA SamMarie Basra Tutup Pendaftaran: Dibuka Kembali Bulan Depan

Baca juga: Jual Oseltamivir Rp 8,5 Juta, 2 Pedagang Obat Covid-19 Ditangkap Polisi

Para oknum Dishub dalam video itu pun kata Chaidir, sudah diidentifikasi dan saat ini tengah diperiksa oleh atasannya langsung.

Mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, oknum anggota Dishub itu terancam sanksi berat.

Sesuai ketentuan, selama masa PPKM Darurat tempat makan atau restoran tidak boleh melayani makan di tempat.

Selama masa PPKM Darurat, tempat makan atau restoran juga tidak diperbolehkan melayani makan di tempat atau dine in.

"Bila para anggota tersebut terbukti melanggat ketentuan PPKM dan melanggar PP 53/2010 atau kontrak kerja, maka sanksi yang akan didapat berupa hukuman disiplin berat," ujarnya.

"Sanksinya bisa diberhentikan atau dilakukan pemutusan kontrak," tambahnya menjelaskan.

Walau demikian, Chaidir menegaskan, pihaknya belum mengambil keputusan lantaran masih melakukan pemeriksaan terhadap para oknum anggota Dishub tersebut.

"Semua ini masih dalam pemeriksaan atas praduga tidak bersalah, namun bila terbukti maka sanksi tersebut akan diterima atas pelanggaran yang dilakukan," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved