Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Imbas Omzet Turun Drastis, Para Pedagang PGC Tawarkan Jasa Service HP di Pinggir Jalan

Para pedagang service handphone terpaksa menawarkan jasa di luar Pusat Grosir Cililitan (PGC), Kramat Jati, Jakarta Timur.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Pedagang PGC tawarkan jasa service handphone di depan mal yang ditutup sementara imbas PPKM Darurat, Minggu (11/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI -  Para pedagang service handphone terpaksa menawarkan jasa di luar Pusat Grosir Cililitan (PGC), Kramat Jati, Jakarta Timur.

PGC kini ditutup sementara selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Mereka mengeluhkan penurunan omzet.

"Tentunya omzet turun. Kalau di sini dapat 3-4 pelanggan aja udah bagus. Paling sehari dapat Rp 100 ribu, ini bersih ya karena kita kan tim.

Baca juga: Mal Ditutup, Pedagang PGC Tawarkan Jasa Service HP di Jalan

Tapi biasanya kalau di toko bisa Rp 250 ribu perorang yang kita dapat," kata Jaung, satu diantara pedagang di lokasi, Minggu (11/7/2021).

Penurunan omset juga dirasakan yang lainnya. Mereka yang menjajakan jasa service handphone di jalan depan PGC juga merasakan hal serupa.

Baca juga: Kasus Lurah yang Gelar Hajatan di Depok Saat PPKM Darurat Berujung Pencopotan Jabatan

Namun, tanpa putus asa mereka tetap berupaya mencari nafkah bagi keluarga di rumah sejak pagi hingga sore hari.

"Ya sama, omset pasti turun. Sekarang paling banyak dapat Rp 100 ribu perorang. Biasanya kalau di toko saya biasa dapat Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu," ujar Rian, pedagang lainnya.

Baca juga: Dishub DKI Klaim PPKM Darurat Efektif Tekan Mobilitas Warga

Keduanya berharap operasional mal kembali normal dan mereka bisa beraktivitas seperti semula.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved