Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Penjual Tabung Oksigen Nakal Naikkan Harga Saat PPKM Ditangkap, Raup Untung Sampai Rp 300 Juta

Dua penjual tabung oksigen nakal menaikan harganya saat pemerintah sedang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
ilustrasi tabung oksigen - Dua penjual tabung oksigen nakal menaikan harganya saat pemerintah sedang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta. 

"Omzet yang diterima hasil keuntungan dari penjualan tabung oksigen cukup menggiurkan, karena hanya beberapa minggu saja, di akhir Juni dan awal Juli 2021, mereka mendapat Rp300 jutaan," beber Setyo.

Kini, keduanya dapat dijerat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

"Pelaku usaha bisa kami cabut izin usahanya," tutup Setyo.

DKI kewalahan atasi ketersediaan oksigen

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku sempat kewalahan mengatasi krisis ketersediaan oksigen untuk keperluan medis.

Bahkan, sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di ibu kota pun sempat kehabisan stok oksigen.

TONTON JUGA

Ia menyebut, kelangkaan ini disebabkan oleh adanya oknum masyarakat yang sengaja menimbun oksigen.

"Memang terjadi crush sedikit, ada masyarakat yang tidak butuh oksigen, tidak sakit, beli oksigen, mengumpulkan oksigen di rumah," ucapnya, Minggu (11/7/2021).

Di tengah badai Covid-19 yang tengah melanda, Ariza mengakui, kebutuhan oksigen meningkat drastis dibanding sebelumnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dalam kunjungan ke Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) DKI Jakarta, Kamis (8/7/2021).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dalam kunjungan ke Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) DKI Jakarta, Kamis (8/7/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved