Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Wakil Wali Kota Depok Ingatkan Warga yang Sehat Jangan Simpan Oksigen Medis

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, mengimbau warga yang sehat agar mau berbagi oksigen medis dengan para penderita Covid-19.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, tengah mendonorkan plasma konvalesen di Kantor PMI Depok, Jumat (16/7/2021). 

Laporan  Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, mengimbau warga yang sehat agar mau berbagi oksigen medis dengan para penderita Covid-19.

Ia juga meminta agar warga yang sehat tidak menyimpan atau pun membeli oksigen medis, yang menyebabkan pasokannya langka saat para penderita Covid-19 tengah membutuhkannya.

“Jangan sampai warga menyimpan tabung oksigen padahal mereka enggak butuh. Prioritaskan yang sakit dan membutuhkan,” ujar Imam melalui sambungan telepon pada TribunJakarta.com, Jumat (16/7/2021).

Imam mengaku khawatir ada temuan kasus warga yang sehat dan menyimpan tabung oksigen di Kota Depok, meskipun hingga saat ini belum ada temuan kasus tersebut.

“Saya khawatir saja tapi memang belum ada. Biasanya orang mengantisipasi keluarganya khawatir terjadi penularan,” bebernya.

Baca juga: Kuota Peserta Vaksinasi Covid-19 di GOR Ciracas Ditambah jadi 5.000 Per Hari

Baca juga: Kebutuhan Plasma Konvalesen di Depok Cukup Banyak, Wakil Wali Kota Ajak Penyintas Untuk Donor

Baca juga: Daftar 184 Tempat Isolasi Terkendali yang Disiapkan Anies: Ada Sekolah, Masjid hingga Rumah Dinas

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Imam berujar peran lingkungan akan sangat penting dan dibutuhkan saat ini.

“Makanya peran RW mengkomunikasikan ke seluruh warga agar yang punya tabung oksigen bisa direlakan untuk dipinjamkan ke tetangganya agar bisa bermanfaat untuk sesama,” tuturnya.

Imam berujar ada kasus pasien Covid-19 yang tutup usia karena tak mendapat oksigen medis.

“Banyak cerita yang menyentuh hati, ada seseorang yang meninggal kekurangan oksigen karena tabungnya dipinjamkan ke tetangganya. Ini saya berharap menggugah kepada seluruh warga yang punya tabung oksigen bisa berbagi dengan tetangganya jika memang belum dibutuhkan,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved