Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

1.300 Kuota Vaksin Disiapkan Untuk Sopir Bus Hingga Pedagang Terminal Kampung Rambutan

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menyiapkan 1.300 kuota vaksin untuk seluruh warga di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Vaksinasi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (19/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menyiapkan 1.300 kuota vaksin untuk seluruh warga di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.

Vaksinasi tersebut hasil kolaborasi Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Dalam tinjauannya, Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub RI, Marta Hardisarwono mengatakan sebanyak 1.300 kuota vaksin disediakan bagi seluruh warga Terminal Kampung Rambutan.

"Vaksin ini kita lakukan sebanyak 1.300 untuk dilakukan berapa kalinya kita akan lihat yang hadir. Memang target kita itu 200 perhari, dua shift. Semua kondisional, tergantung kondisi pelaksanaan saat vaksin," kata Ata di lokasi, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Hindari Kerumunan, Masjid Agung Al-Azhar Jakarta Selatan Bagikan Daging Kurban ke Warga Jabodetabek

Baca juga: Korban Selamat Konten Maut Hadang Truk di Cikarang Mengalami Luka Serius

Baca juga: Viral Video 28 Satpol PP Asyik Joget Bareng Wanita Sambil Tenggak Miras, Ngaku Lelah Kerja Over Time

Pembatasan kuota perhari ini dimaksudkan untuk menghindari kerumunan yang terjadi. Terlebih melihat antusiasme warga di Terminal Kampung Rambutan.

Adapun batas pelaksanaan ini akan berakhir setelah target terpenuhi.

"Memang kegiatan-kegiatan ini untuk mitra-mitra transportasi, yaitu sopir bus, kenek, angkot yang ada di terminal dan keneknya, ojol di terminal, penjaja kuliner di terminal, petugas PO bus yang ada di termina. Artinya mitra kita yang bertugas dan bekerja di terminal. Itu adalah target utama kami," jelasnya.

"Tidak menutup kemungkinan untuk keluarga, dengan catatan pendaftarannya dengan prosedur yang dilaksanakan," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved