Breaking News:

Kenal Lewat Facebook, Pria 23 Tahun di Tangerang Tega Rudapaksa Gadis 14 Tahun Sampai Hamil

Pria asal Tangerang berusia 23 tahun tega menggagahi seorang perempuan di bawah umur. SAS dicokok di rumahnya kawasan Kampung Pelonco, Tangerang

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
Kompas.com/Laksono Hari Wiwoho
Ilustrasi rudapaksa - Pria asal Tangerang berusia 23 tahun tega menggagahi seorang perempuan di bawah umur. SAS dicokok di rumahnya kawasan Kampung Pelonco, Tangerang 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - SAS, pria asal Tangerang berusia 23 tahun itu tega menggagahi seorang perempuan di bawah umur.

Beruntung Satreskrim Polres Metro Tangerang kota berhasil meringkus SAS sebelum melancarkan kembali aksi bejatnya.

TONTON JUGA

SAS dicokok di rumahnya kawasan Kampung Pelonco, Desa Rawa Boni, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang pada Sabtu (17/7/2021).

"Sudah kami amankan. Sekarang kami lakukan penahanan," jelas Kasatreskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Ardi Rahananto saat dikonfirmasi, Selasa (20/7/2021).

Insiden bermula saat korban mengenal pelaku melalui media sosial Facebook pada Desember 2020.

Ilustrasi pelecehan seksual
Ilustrasi pelecehan seksual (Kompas.com)

Berawal dari situ, pelaku diduga menyetubuhi korban di tempat kejadian perkara (TKP) Kampung Pelonco, Desa Rawa Boni, Pakuhaji.

Kemudian, pada Mei 2021 akhirnya orang tua korban curiga, lantaran perut anak perempuannya ini terus membesar.

Baca juga: Sapi Raksasa Seberat 1,19 Ton dari Presiden Jokowi Disembelih Besok di Masjid Istiqlal

Baca juga: Sandiaga Kurban 1.000 Ekor, Atta : Kalau Semua Orang Lomba Berqurban, Tidak Ada yang Kelaparan

Akhirnya korban dilakukan tes kehamilan dan dinyatakan positif hamil.

"Benar persetubuhan dan atau perbuatan cabul terhadap anak bahwa korbannya berusia 14 tahun," ungkap Ardi.

Kepolisian menangkap pelaku atas pelaporan orang tua korban pada bulan Juni 2021.

TONTON JUGA

"Terus kami lakukan pemeriksaan saksi-saksi, gelar perkara, penetapan tersangka, dan kami lakukan upaya paksa."

"Jadi, sudah dilakukan penahanan dan posisinya ditahan," jelasnya," paparnya.

Baca juga: Usai Diprotes Pelamar Seleksi CPNS 2021, BKN Tak Tampilkan Jumlah Pelamar di sscasn.bkn.go.id

Pelaku pun disangkakan pasal 76D Jo Pasal 81 ayat 1 dan 2 atau Pasal 76E Jo Pasal 82 ayat (1) UU RI No.17 Tahun 2016 terkait persetubuhan terhadap anak dan atau perbuatan cabul terhadap anak.

(*)

(TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved