Breaking News:

Kisah Sedih Balita Harus Melihat Ayahnya Hembuskan Nafas Terakhir di Pangkuan Ibunya Usai Urus BPJS

Kisah sedih harus dialami seorang balita yang melihat ketika sang ayahnya menghembuskan nafas terakhir di pangkuan ibunya.

Editor: Elga H Putra
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Ilustrasi mayat. Kisah sedih harus dialami seorang balita yang melihat ketika sang ayahnya menghembuskan nafas terakhir di pangkuan ibunya. 

Korban juga sewaktu sehat dikenal sebagai perokok berat.

"Iya korban perokok, sudah dua bulan sakit pernafasan. Obat sudah habis, tapi suami tak kunjung sembuh," terangnya.

Dia mengaku, korban belum lama ini baru saja dites swab PCR dengan hasil negatif Covid-19.

Namun selepas itu dites tim medis hasil positif.

"Ya bisa pasrah, jenazah ini mau kami bawa pulang," ucapnya.

Mayat korban dibawa mobil jenazah relawan dengan pendampingan PMI Kota Semarang dari tempat kejadian pukul 11.40.

Relawan pemulasaran jenazah Covid-19 Kota Semarang juga terjun ke rumah korban untuk penangan pemulasaran dan pemakaman korban.

Tim Inafis Polrestabes Semarang dan Polsek Semarang Selatan telah memeriksa kondisi korban memang tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat di Indonesia, Tenaga Kesehatan Perlu Diberikan Booster Vaksin

Baca juga: Kisah Pilu Dokter Wafat Terpapar Covid-19 Saat Hamil, Bayinya Berhasil Diselamatkan Lewat Terminasi

Sementara itu, saksi mata, Arya mengatakan, melihat korban sedang menumpang duduk di depan minimarket.

Tiba-tiba korban pingsan sehingga istri korban meminta tolong ke warga sekitar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved