Breaking News:

Sunat Dana BST Termasuk Tindakan Pungli, Wakil Wali Kota Bekasi: Ini Enggak Jelas Peruntukkannya

Tri Adhianto Tjahyono mengaku, mendapat aduan terkait tindakan pemotongan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) di wilayahnya oleh oknum tertentu.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di Kantor Pemkot Bekasi Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi - Tri Adhianto Tjahyono mengaku, mendapat aduan terkait tindakan pemotongan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) di wilayahnya oleh oknum tertentu. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mengaku, mendapat aduan terkait tindakan pemotongan dana bantuan sosial tunai (BST) di wilayahnya oleh oknum tertentu.

Tri saat dikonfirmasi mengatakan, tindakan menyunat dana BST sama saja dengan pungutan liar (pungli), dia mengimbau seluruh elemen masyarakat tidak melakukan hal tersebut.

"Kan itu namanya pungli, pungli kan engga boleh, kecuali kalo kemudian tanpa paksaan dan kemudian jelas peruntukannya, karenakan ini engga jelas peruntukannya," kata Tri, Sabtu (24/7/2021).

Dia menjelaskan, aduan yang masuk ke pihaknya datang dari wilayah Kecamatan Rawalumbu, oknum yang menyunat berasal dari pengurus lingkungan setempat.

Namun, dia memastikan, kejadian di Rawalumbu sudah diselesaikan dengan memberikan arahan ke pengurus lingkungan agar mengembalikan apa yang menjadi hak keluarga penerima manfaat (KPM).

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat dijumpai usai rapat kordinasi virtual dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Kamis, (10/9/2020).
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat dijumpai usai rapat kordinasi virtual dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Kamis, (10/9/2020). (TribunJakarta/Yusuf Bachtiar)

"Ada beberapa warga yang masuk ke DM (pesan singkat) saya , karena kemudian ada permintaan dari oknum juga, sudah diselesaikan uangnya dikembalikan," ucapnya.

Dia berharap, kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Jangan sampai menambah beban petugas yang sudah bekerja keras memberikan pelayanan dan membantu penyaluran BST.

Baca juga: Sanksi Pidana Bagi Pelanggar Prokes Diperlukan, Wagub DKI: Memang Perlu Upaya Ekstra

"Saya harapkan tidak terjadi lagi karena itu adalah bagian dari hak yang harus diterima oleh warga masyarakat," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto angkat bicara terkait aduan yang masuk dari masyarakat terkait, dana bantuan sosial tunai (BST) disunat oknum tertentu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved