Breaking News:

Warga Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 Hari Kedua di Kantor PKB

DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melanjutkan vaksinasi Covid-19 hari kedua, Sabtu (24/7/2021)

Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melanjutkan vaksinasi Covid-19 hari kedua, Sabtu (24/7/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melanjutkan vaksinasi Covid-19 hari kedua, Sabtu (24/7/2021). Hari ini, PKB menargetkan 500 orang pendaftar.

“Di hari kedua ini ada 500 pendaftar, namun yang melakukan registrasi ulang sebanyak 413 orang dan total yang divaksin 365 orang. Sementara itu, ada 19 orang yang menjadi daftar tunggu,” kata Sekretaris Jenderal DPP PKB, Hasanuddin Wahid dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/7/2021).

Dari 365 orang yang tervaksin tersebut remaja (usia 12-17 tahun) sebanyak 63 orang, dewasa (usia 18- 59 tahun) sebanyak 300 orang dan lanjut usia atau lansia (usia 60 tahun ke atas) sebanyak 2 orang.

Hasanuddin Wahid menjelaskan, rangkaian vaksinasi Covid-19 dilakukan selama dua hari Jumat-Sabtu 23-24 Juli 2021. “Dari 1.000 pendaftar vaksinasi yang bertajuk ‘Vaksin Indonesia Bangkit’ ada 722 yang tervaksin, selebihnya ada penundaan karena hipertensi, urtikaria, diabetes, konsumsi steroid dan lainnya,” katanya.

Cak Udin sapaan akrab Hasanuddin Wahid, berpesan kepada masyarakat yang telah melakukan vaksinasi agar tetap melakukan Protokol Kesehatan (Prokes) agar terhindar dari Covid-19.

“Vaksin ini sebagai ikhtiar kita supaya terhindar dari Covid-19. Meski sudah divaksin, Protokol Kesehatan tetap dilakukan seperti mencuci tangan, memakai masker, jaga jarak dan menghindari kerumunan,” ujarnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat di Indonesia, Tenaga Kesehatan Perlu Diberikan Booster Vaksin

Baca juga: Bagaimana Cara Kerja Vaksin Terhadap Anak? Ini Penjelasan dr Reisa

Menurut Cak Udin, vaksinasi yang digelar PKB ini sebagai upaya membantu pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi nasional Covid-19 sehingga target untuk menciptakan herd immunity segera tercapai.

“Kami melakukan ini untuk membantu pemerintah dalam menyukseskan vaksinasi covid-19 untuk masyarakat. Target 80 persen warga Indonesia tervaksin bisa segera tercapai dengan cepat,” katanya.

Sementara itu, warga yang mengikuti vaksinasi mengaku sangat senang dengan adanya vaksinasi Covid-19. Melisa contohnya, ia bersyukur PKB telah memfasilitasi untuk melakukan vaksin Covid-19.

"Sebelum vaksin saya sempat deg-degan banget. Alhamdulillah sekarang baik-baik aja. Bagi teman-teman tidak perlu takut (divaksin) karena ini ikhtiar kita untuk lebih baik, lebih sehat dan tidak menularkan virus ke teman-teman yang lain. Jadi tidak perlu takut divaksin," kata Melisa.

“Semoga PKB terus konsisten mengayomi masyarakat, khususnya untuk memfasilitasi masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19 ini,” tambahnya.

Begitu juga, kata Chaca, pelayanan dari panitia selama vaksinasi ini sangat cepat dan ramah. Bahkan setelah melakukan vaksin tidak merasakan gejala apa-apa.

"Alhamdulillah tidak merasakan (gejala) apa-apa setelah divaksin. Karena pelayanannya cepat sehingga tidak kepanasan dan pusing," kata Chaca.

Sebagai informasi, Rangkaian Hari Lahir (Harlah) PKB ke-23 Tahun telah usai dilaksanakan mulai dari khataman Alquran serentak di seluruh DPW dan DPC PKB se Indonesia, Pidato Harlah Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar, Doa dan Syukur 23 Tahun PKB hingga vaksinasi Covid-19 yang bertajuk Vaksin Indonesia Bangkit untuk masyarakat.

Selain itu, PKB juga melakukan kegiatan Aksi Melayani Isoman (AMI), berbagi atau tali asih untuk tenaga kesehatan (Nakes), petugas TPU, porter pasar, serta stasiun kereta api. Kegiatan serupa dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved