Inilah Persyaratan Calon Penumpang Kereta Api Jarak Jauh di Bawah Usia 18 Tahun dan 5 Tahun

Ini lah persyaratan calon penumpang di bawah usia 18 tahun dan 5 tahun yang berlaku mulai hari ini (26/7/2021).

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi penumpang kereta jarak jauh 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, menjelaskan persyaratan calon penumpang di bawah usia 18 tahun dan 5 tahun yang berlaku mulai hari ini (26/7/2021).

Eva menjelaskan, calon penumpang di bawah usia 18 tahun tidak diwajibkan membawa surat atau sertifikat vaksin Covid-19.

"Calon penumpang usia di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin," kata Eva, dalam keterangannya, Senin (26/7/2021).

Calon penumpang di bawah usia 5 tahun, kata Eva, tidak wajib menunjukkan hasil RT-PCR atau rapid test antigen.

"Calon penumpang usia di bawah 5 tahun tidak diharuskan menunjukkan hasil RT-PCR atau rapid test antigen," jelas Eva.

Baca juga: PPKM Level 4 di Jakarta, Lalu Lintas di Lenteng Agung Lancar, Petugas Longgarkan Pemeriksaan STRP

Sementara itu, para penumpang kereta api jarak jauh dari wilayah Daop 1 Jakarta kini tak perlu menunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

Stasiun yang berada di area Daop 1 Jakarta di antaranya Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Karawang, dan Cikampek.

Kebijakan tersebut pun berlaku mulai hari ini atau Senin (26/7/2021).

"Para penumpang tidak lagi diwajibkan membawa STRP atau surat tugas seperti yang diberlakukan sebelumnya pada masa libur keagamaan," kata Eva.

Eva menjelaskan, seluruh calon penumpang kereta api jarak jauh cukup menujukkan surat atau sertifikat vaksin Covid-19 minimal dosis pertama.

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Ini Daftar Usaha yang Boleh Buka Sampai Malam

"Seluruh calon pengguna tetap wajib menunjukkan surat kartu atau sertifikat vaksin, minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama," tutur Eva.

"Selain itu, penumpang juga wajib menunjukkan keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan," sambungnya.

Baca juga: Tak Perlu Bawa STRP, Penumpang Kereta Api Wajib Menunjukkan Sertifikat Vaksin Covid-19 

Khusus calon penumpang yang belum atau tidak divaksin dengan alasan medis, kata Eva, diimbau menunjukan surat keterangan dari dokter.

"Juga disertai surat negatif RT-PCR atau rapid test antigen yang masih berlaku," ucap Eva.
Bagi penumpang yang tidak memenuhi persyaratan, lanjutnya, tidak diizinkan melanjutkan perjalanan.

"Tiket akan dikembalikan 100 persen," tutup Eva.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved