Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Mengenal Virus Corona Varian Lambda Asal Peru, Benarkah Lebih Ganas dari Varian Delta?

Mengenal virus corona varian baru yakni varina Lambda yang berasal dari Peru.

Editor: Muji Lestari
Freepik
Ilustrasi Virus Covid. Mengenal virus corona varian baru yakni varina Lambda yang berasal dari Peru. Benarkah kebal terhadap vaksin? 

Varian Lambda pertama kali terdeteksi di Peru pada Desember lalu.

Ini adalah variasi dari virus corona baru yang pertama kali tercatat di negara itu pada Agustus 2020.

Asal pasti varian Lambda, yang sebelumnya dikenal sebagai strain Andes, masih belum jelas, tetapi para ilmuwan mengatakan mutasi itu pertama kali muncul di Amerika Selatan.

Selama tiga bulan terakhir, varian Lambda telah berkembang mendominasi 80 persen dari semua kasus di Peru, menurut Institut Kesehatan Nasional negara itu.

"Ketika kami menemukannya, itu tidak menarik banyak perhatian," kata Pablo Tsukayama, seorang dokter di mikrobiologi molekuler di Universitas Cayetano Heredia di Lima dan salah satu orang yang mendokumentasikan kemunculan varian Lambda.

Ilustrasi virus influenza
Ilustrasi virus (SHUTTERSTOCK/Kateryna Kon)

"Tetapi kami terus memproses sampel, dan pada bulan Maret, sudah ada di 50 persen sampel di Lima. Pada April, itu ada di 80 persen sampel di Peru," kata Tsukayama.

Lonjakan dari satu menjadi 50 persen itu merupakan indikator awal dari varian yang lebih menular, tambahnya.

Menurut Tsukayama, strain Lambda pada awalnya tidak menimbulkan kekhawatiran karena strain baru biasa ditemukan di tempat-tempat dengan tingkat infeksi yang tinggi.

Amerika Latin dan Karibia, sementara rumah bagi delapan persen populasi global, menyumbang 20 persen dari kasus Covid-19 dunia, menurut laporan 24 Juni 2021 oleh Layanan Penelitian Kongres yang berbasis di Amerika Serikat.

"Tetapi sekitar Mei, Chili dan Peru meminta WHO untuk mempertimbangkan varian dan menambahkannya ke daftar varian yang diminati. Pertengahan Juni lalu, WHO menerima dan melabelinya sebagai Lambda," jelas Tsukayama.

Baca juga: Ketahui 6 Gejala Terinfeksi Virus Corona Varian Delta, Beserta Cara Menghadapinya

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved