Sisihkan Bansos Tunai untuk untuk Perbaikan Ambulans, Pengurus RW 05 Beji Depok: Butuh Rp6,5 Juta
donasi Rp 50 ribu yang diambil dari bantuan sosial tunai (BST) sebesar RP 600 ribu, digunakan untuk perbaikan mobil ambulans dan program kain kafan
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI – Ketua RW 05, Beji, Kota Depok, Kuseri, mengatakan bahwa donasi Rp 50 ribu yang diambil dari bantuan sosial tunai (BST) sebesar RP 600 ribu, digunakan untuk perbaikan mobil ambulans dan program kain kafan gratis di lingkungannya.
Donasi ini pun bersifat terbuka untuk seluruhnya, tidak hanya dari warga penerima bansos tersebut.
“Ini donasi yang sudah berjalan, bukan hanya sekarang dalam menghadapi pandemi kita semua swadaya bersama masyarakat termasuk bikin sembako dan sekarang kita sedang sampai urusan nyari untuk oksigen ,” ujar Kuseri di Posko Kampung Siaga Tangguh Jaya RW, Kamis (29/7/2021).
Soal perbaikan ambulans, Kuseri mengungkapkan biaya yang dibutuhkan tidaklah sedikit dan cukup besar, menyentuh angka Rp 6,5 juta.
Kuseri mengatakan, ambulans tersebut mengalami turun mesin musabab mobilitasnya yang tinggi.
“Operasional ambulans yang memang ambulans itu sangat diperlukan saat ini selain untuk mengantar orang positif Covid-19, juga orang dengan sakit lain. Ini donasi bukan hari ini saja,” tuturnya.
Baca juga: Uang untuk Ambulans dan Kafan Jenazah, Pengurus RW 05 Beji Kembalikan Donasi Rp 50 Ribu ke Warga
“Sebelumnya kami sudah mensosialisasikan lewat RT, tolong kita nanti mohon ada bantuan donasi ambulans kita yang turun mesin, seher, ganti aki, dan lain-lain yang butuh Rp 6,5 juta,” timpalnya lagi.
Saat ini, mobil ambulans tersebut sudah bisa beroperasi setelah diperbaiki.
Sebelumnya juga diberitakan, pengurus lingkungan RW 05, siang ini mengembalikan kembali uang donasi dari para warga penerima bantuan sosial tunai (BST) sebesar Rp 50 ribu.
Baca juga: Bansos Dipotong Rp50 Ribu di Depok, Pengurus Beralasan untuk Perbaikan Ambulans & Kain Kafan Gratis
ambulans, dan menunjang program kain kafan gratis di lingkungan RW 05.
“Iya dibalikin, saya tidak mau berlarut-larut jadi saya ikutin aja mekanismenya. Saya kembalikan semua uang,” jelas Kuseri.
Dari 231 warga penerima bantuan, Kuseri mengatakan, donasi yang terkumpul untuk perbaikan mobil ambulans dan program kain kafan gratis ini terkumpul sebesar Rp 11.550.000.
“Rp 11.550.000, hari ini sedang dikembalikan. Saya maunya semua. Tidak ada lagi istilah uang sisa,” tegasnya.

Kuseri mengatakan, sesungguhnya ada 251 warga penerima bansos tunai ini di lingkungannya.
Namun demikian, 20 di antaranya tidak memiliki alamat yang jelas, dan domisilinya kemungkinan besar sudah pindah dari lingkungan tersebut.
“Ada 251, yang dapat 231. Yang 20 karena alamatnya tidak tahu, tidak jelas, kita kembalikan 20 ke kantor pos,” pungkasnya.