Breaking News:

Tak Punya Uang Terdampak Pandemi, Para Pecandu Narkoba Pilih Serahkan Diri untuk Jalani Rehabilitasi

Di masa pandemi Cpvid-19, banyak para pecandu yang memilih berhenti mengonsumsi barang haram tersebut.

Editor: Elga H Putra
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi pecandu narkoba. Di masa pandemi Cpvid-19, banyak para pecandu yang memilih berhenti mengonsumsi barang haram tersebut. 

TRIBUNJAKARTA.COM, GIANYAR - Tak hanya masyarakat umum, para pecandu narkoba juga banyak yang ekonominya terpuruk di masa pandemi Covid-19 ini.

Namun sisi baiknya jadi banyak para pecandu yang memilih berhenti mengonsumsi barang haram tersebut.

Banyak dari mereka yang menyerahkan diri untuk selanjutnya berharap dapat jalani rehabilitasi.

Setidaknya itu yang terjadi di Badan Narkoba Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar, Bali.

Berdasarkan data yang dilansir dari Tribun Bali, jumlah pecandu yang menjalani rehabilitasi melalui BNNK Gianyar per semester 1 tahun ini sebanyak tujuh orang.

Dimana dari angka tersebut, sebanyak tiga orang datang dengan alasan persoalan ekonomi, yakni tidak sanggup membeli barang terlarang tersebut.

Kepala BNNK Gianyar, AKBP Gusti Agung Alit Adnyana membenarkan hal tersebut.

Kata dia, saat ini ada tujuh pengguna yang melakukan rehabilitasi.

Tiga di antaranya datang karena tidak memiliki uang membeli narkotika. Kata dia, semua yang datang untuk direhabilitasi masih usia produktif.

"Saat ini ada 7 kita berikan layanan rawat jalan. Mereka datang sendiri. Mereka masih di usia produktif. Ada yang datang karena kehabisan uang, tidak kuat membeli narkotika," kata dia Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Seleb TikTok Juy Putri Didenda Rp 12 Juta Gelar Pesta saat PPKM, Tamu & Pihak Hotel Ikut Disanksi

Baca juga: Cara Mencairkan BLT UMKM Tanpa Antre di Bank, Daftar Reservasi Online di eform.bri.co.id/bpum

Baca juga: Keluarga Ungkap Kondisi Korban Pembacokan di Jalan Antasari Jaksel: Minum Obat dan Makan dari Selang

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved