Jumlah Warga yang Diperiksa Soal Pungli Bansos di Tangerang Bertambah

Jumlah warga yang diperiksa Polres Metro Tangerang Kota soal pungli bansos bertambah

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Ega Alfreda
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Jumlah warga yang diperiksa Polres Metro Tangerang Kota soal kasus pungutan liar (pungli) bantuan sosial (bansos) bertambah.

Pada pekan lalu, polisi memeriksa lima warga penerima bansos, dan sejak Senin (2/8/2021) bertambah dua orang menjadi tujuh orang.

Pemeriksaan merupakan buntut dari temuan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini soal pungutan liar yang dialami warga Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang oleh oknum jahil.

Temuan itu tercuat saat Risma blusukan secara mendadak di Kota Tangerang untuk memantau distribusi bansos pada Rabu (28/7/2021).

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengatakan saat ini pihak Satreskrim sudah meminta keterangan dari tujuh warga penerima bansos.

"Sementara ini masih dalam proses penyelidikan. Saat ini sudah ada tujuh orang yang sudah kita mintai keterangan, semuanya warga," kata Deonijiu saat dihubungi awak media, Senin (2/8/2021).

Kendati demikian, pendamping penerima Bansos yang bertugas mendistribusikan kepada warga sampai saat ini belum diperiksa.

Baca juga: Dipanggil Kejari Kota Tangerang Soal Pungli Bansos, Kadinsos Tak Hadir Beri Keterangan karena Ini

Deonijiu pun meminta warga Kota Tangerang penerima bansos apa bila merasa mengalami kecurangan atau yang mengetahui oknum tersebut jangan takut untuk melaporkan ke pihak berwajib.

"Kita mengharapkan aduan dari masyarakat. Sampai saat ini kan masih dalam proses dari penyidik. Ya mudah-mudahan nanti ada sangkutpaut atau keterkaitan," papar Deonijiu.

Hal sama dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang yang bakal memeriksa ratusan ribu warganya soal pungutan liar (pungli) dana bantuan sosial (bansos).

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Tangerang Bayu Probo Sutopo mengatakan, ratusan ribu warganya yang diperiksa itu yang telah menerima bansos sejak 2017.

"Nanti se-Kota Tangerang kami periksa terkait bansos. Dari yang bentuknya berupa uang maupun sembako dari tahun 2017 sampai sekarang," jelas Bayu saat dihubungi, Senin (2/8/2021).

Baca juga: Polsek Pondok Aren Gelar Gebrak Vaksinasi dan Bansos Presisi, Bantu Target Pemkot yang Baru 16%

Tidak hanya warga, Bayu menjelaskan kalau pihaknya juga telah memanggil Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Suli Rosadi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved