Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Vaksinasi Pelajar SMA Sederajat di Depok Akan Dipercepat, Target Selesai Akhir Tahun 2021

Pemerintah berencana mempercepat vaksinasi khusus untuk kalangan pelajar kategori Sekolah Menengah Atas (SMA)

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Bima Putra
Ilustrasi Pemerintah berencana mempercepat vaksinasi khusus untuk kalangan pelajar kategori Sekolah Menengah Atas (SMA) di Depok 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Pemerintah berencana mempercepat vaksinasi khusus untuk kalangan pelajar kategori Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kota Depok, Jawa Barat.

Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan wilayah II Jawa Barat, I Made Supriatna, mengatakan, percepatan vaksinasi ini dilakukan agar para pelajar sudah siap bilamana sewaktu-waktu sekolah tatap muka akan segera digelar.

“Siswa Depok sangat banyak, diatas 20 ribu, baik SMA maupun SMK,” ujar I Made Supriatna dikonfirmasi wartawan, Senin (2/8/2021).

I Made berujar, satu di antara sejumlah persyaratan digelarnya sekolah tatap muka, adalah telah divaksinasinya peserta didik dan juga pendidiknya.

“Salah satu syarat untuk kegiatan pembelajaran tatap muka di antaranya adalah tenaga pendidik dan peserta didik harus sudah divaksin,” jelasnya.

Baca juga: Tidak Dapat Sertifikat Vaksin dari SMS 1199 dan PeduliLindungi Usai Vaksinasi, Simak Solusinya

Lebih lanjut, I Made berujar pihaknya menargetkan seluruh peserta didik SMA sederajat akan selesai di vaksinasi pada akhir tahun 2021 ini.

“Jadi akan menjemput bola ke sekolah-sekolah dan ini akan menjadi terobosan baru, sehingga percepatan vaksinasi di Jawa Barat khususnya Depok ini bisa tercapai,” bebernya.

Baca juga: Jadi Syarat Berkegiatan di Jakarta, Simak Cara Urus Sertifikat Vaksin Covid-19 yang Hilang di Sini 

“Nanti (Desember 2021) kita lihat berapa persen yang siap melakukan tatap muka. Karena seperti yang tadi disampaikan oleh panitia penyelenggara, hari ini ada beberapa siswa yang tidak bisa dilaksanakan vaksin karena terpapar Covid-19,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved