Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Cerita Pekerja PO di Terminal Pulogebang Terimbas PPKM Level 4, Pulang ke Rumah Tak Bawa Uang

Pemasukan yang tak ada dalam beberapa minggu terakhir membuat Ferdinan memutar cara untuk keberlangsungan hidup keluarganya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Ferdinan, PO Sahabat saat membagikan cerita suka suka kepada TribunJakarta.com di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Kamis (5/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Nihilnya penumpang yang berangkat dari Terminal Terpadu Pulogebang, para pekerja di perusahaan otobus (PO) kerap pulang tak bawa uang.

Pandemi memang mempengaruhi berbagai sektor dan membuat ekonomi sejumlah masyarakat kian tak stabil.

Keadaan ini semakin diperparah dengan lonjakan kasus Covid-19 dan membuat pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, yang kini beralih menjadi PPKM level 4.

Berbagai aturan diterapkan dalam PPKM termasuk syarat perjalanan bagi penumpang di terminal, yakni vaksin minimal dosis pertama, swab antigen maupun PCR test.

Ferdinan Hutagaol, PO Sahabat mengatakan penurunan penumpang terus terjadi dan makin terasa semenjak penerapan PPKM.

Penumpang yang datang kerap tak melengkapi persyaratan perjalanan dan akhirnya tak bisa berangkat melalui Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur.

Hal ini membuat ia bersama rekan lainnya lagi-lagi gagal mendapatkan penumpang.

Sementara, pundi rupiah yang didapatkannya berdasarkan komisi.

Di mana komisi yang dapat akan dihitung dari total penumpang yang ia dapatkan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved