Breaking News:

Wanita yang Mengaku Dirampok Rp 100 Juta di Tangsel Enggan Buat Laporan ke Polisi

NK sudah didatangi aparat di rumahnya di bilangan Jakarta Selatan, bahkan sudah diperiksa di Polres Tangsel, namun tetap enggan membuat laporan resmi

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
ISTIMEWA
Tangkapan gambar video viral dugaan perampokan di South City, Pamulang, Tangsel, Kamis (5/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Angga Surya Saputra, mengonfirmasi bahwa NK (57), pemotor wanita yang mengaku dirampok di South City, Pamulang,  tidak mau membuat laporan polisi.

NK sudah didatangi aparat di rumahnya di bilangan Jakarta Selatan, bahkan sudah diperiksa di Polres Tangsel, namun tetap enggan membuat laporan resmi.

"Sudah kami lakukan penyelidikan dengan mendatangi korban dan melakukan interogasi namun yang bersangkutan tidak mau membuat laporan," kata Angga melalui aplikasi pesan singkat.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, video NK viral mengaku uang Rp 100 jutanya baru saja dirampok oleh empat orang pria yang menaiki dua sepeda motor dengan menodongkan pistol, di kawasan South City.

Video tersebut pertama kali diunggah lewat Instagram story oleh selebgram @bangbaud_ pada Rabu (4/8/2021).

Selain pada akun komedian itu, video juga diunggah sejumlah akun Instagram lainnya seperti @tangsel_update.

Dalam deskripsi pada video tersebut tertulis bahwa pelaku rampok berjumlah empat pria dengan ciri berbadan besar, dan menaiki motor Yamaha NMAX.

Dua dari empat orang itu menodongkan pistol saat merampok NK.

Baca juga: Kapolres Jakarta Selatan: Dinar Candy Tidak Mengindahkan Norma Budaya

Baca juga: Cerita Pekerja PO di Terminal Pulogebang Terimbas PPKM Level 4, Pulang ke Rumah Tak Bawa Uang

Baca juga: Vaksinasi Massal Anak di Kota Bekasi Sasar 108 Ribu Pelajar

Kanit Reskrim Polsek Pamulang, Iptu Iskandar, mendatangi rumah NK tentang kebenaran kejadian dugaan perampokan itu, termasuk soal uang Rp 100 jutanya.

NK mengakui bahwa perampokan itu benar. "Iya informasi dari dia benar kejadiannya, tapi kan kita enggak tahu. Iya kemarin sore, Rabu (4/8/2021)," kata Iskandar.

Saat itu NK tidak langsung membuat laporan karena mengaku takut kesulitan akan prosesnya. 

Namun, di sisi lain, Iskandar melihat ada keanehan dari pernyataan NK karena begitu saja rela kehilangan uang Rp 100 juta.

"Tadi bilang ke saya ga mau repot katanya," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved