Sisi Lain Metropolitan
Berawal dari kehebohan Keluarga Akidi Tio, Pemilik Warteg Ini Bikin Gebrakan Bagikan 2T di Masa PPKM
Berawal dari kehebohan perihal sumbangan Rp 2 triliun yang katanya mau diberikan keluarga Akidi Tio, pengusaha warteg meluncurkan sumbangan 2T.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Elga H Putra
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Berawal dari kehebohan perihal sumbangan Rp 2 triliun yang katanya mau diberikan keluarga Akidi Tio, pengusaha warteg di Jakarta Selatan meluncurkan sumbangan 2T di tempat usahanya.
Diketahui, keluarga Akidi Tio yang katanya akan menyumbangkan uang Rp 2 triliun untuk penanganan Covid-19 diduga melakukan kebohongan publik atau hoaks.
Sebab, sampai saat ini sudah melewati batas waktu yang dijanjikan tapi nyatanya uang Rp 2 triliun itu tak juga jelas keberadaannya.
Sejumlah pihak sampai ikut menelusuri kebenaran dari uang Rp 2 triliun milik keluarga Akidi Tio itu tapi hasilnya nihil.
Antara lain PPATK yang sudah memastikan bahwa Akidi Tio tak pernah tercatat sebagai penyumbang pajak besar di Indonesia.
Baca juga: Aktivitas Menantu Akidi Tio yang Mau Sumbang Rp 2 Triliun: Pagi Beli Sarapan, Sore Bersihkan Lantai
Itu artinya Akidi Tio tak pernah masuk dalam golongan konglomerat di tanah air.
Hal serupa disampaikan pihak Bank Mandiri Sumsel melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi yang menyebut uang Heriyanti anak Akidi Tio di bilyet giro Bank Mandiri yang sempat beredar jumlahnya tak sampai Rp 2 triliun.
Setelah membuat kehebohan, Heriyanti kini dalam kondisi sakit sejak dipulangkan polisi usai diperiksa atas kasus sumbangan Rp 2 triliun pada Senin (2/8/2021) lalu.
Inspirasi Pengusaha Warteg
Namun di balik kehebohan keluarga Akidi Tio yang belum jelas kebenarannya, rupanya kasus yang dilakukan Heriyanti itu menginspirasi pengusaha warteg di Jalan Taman Margasatwa Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan untuk melakukan sumbangan.
Berbeda dengan keluarga Akidi Tio yang baru sebetas ucapan, apa yang dilakukan pemilik warteg itu sudah langsung dilaksanakannya.
Dia menamakannya sumbangan 2T yang diperuntukan kepada masyarakat terdampak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Baca juga: Disebut Bekerja Sopir Taksi Online, Menantu Akidi Tio Mengaku Punya 2 Usaha Ekspedisi di Palembang
Bahkan sumbangan 2T begitu diapresiasi para masyarakat yang datang makan di wartegnya.
Namun tentunya maksud sumbangan 2T itu bukan uang berjumlah Rp 2 triliun seperti yang dijanjikan keluarga Akidi Tio.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/warteg-bahari-elegant-di-pasar-minggu-1.jpg)