Berbeda dengan Heriyanti, Uang Rp 4 Miliar Nyata Terkumpul dari Efek Hebohnya Sumbangan Akidi Tio
Kehebohan yang dilakukan keluarga Akidi Tio nyatanya menginspirasi pihak lain untuk berbuat kebaikan.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM, PALEMBANG - Meski uang sumbangan Rp 2 triliun berakhir dengan kebohongan, kehebohan yang dilakukan keluarga Akidi Tio nyatanya menginspirasi pihak lain untuk berbuat kebaikan.
Bahkan, berbeda dengan Heriyanti, uang sebesar Rp 4 miliar sudah berhasil terkumpul dari aksi penggalangan dana yang dilakukan salah satu komunitas di Palembang, Sumatera Selatan.
Sumbangan sebesar itu digagas oleh Masyarakat Tionghoa Palembang Bersatu.
Sebagian donasi tersebut, yakni senilai Rp 2 Miliar sudah diberikan kepada Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri pada Jumat (6/8/2021) untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan senilai Rp 2 Miliar tersebut dalam bentuk barang seperti 150 ton beras, 150 ton oksigen, dan 1250 alat antigen.
Tokoh Masyarakat dan Pengusaha Sumsel Kurmin Halim menyebut bantuan yang diberikan pihaknya ini sebagai Akidi Effect dari hebohnya janji sumbangan yang mau diberikan keluarga Akidi Tio.
"Akidi effect kita ambil positifnya saja," kata Kurmin Halim saat Live Talk di Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post dengan tema Donasi Rp 2 Miliar Pelipur Lara, Senin (9/8/2021).
Bahkan, lanjut dia, Akidi Effect juga berdampak terhadap besarnya donasi.
Baca juga: Janji Manis Heriyanti Akidi Tio: Jangankan Sumbang Rp 2 Triliun, Gaji Rp 2,5 Juta Saja Tak Diberikan
Sebab, banyak donatur yang sebelumnya menyumbang tidak terlalu besar, tapi dengan adanya Akidi effect ini menyumbang cukup besar.
"Perlu saya sampaikan bahwa kegiatan sosial yang teman-teman lakukan bukan instan dan sudah periodik.
Dari sebelum adanya Covid-19 rutin mengadakan bantuan terutama jelang hari raya imlek, idul fitri natal dan lain-lain," bebernya.
Menurutnya, sebenarnya apa yang dilakukan teman-teman ini kegiatan jangka panjang.
Hanya kebetulan saja pada tanggal (6/8/2021) itu lagi heboh kota Palembang tentang Akidi Tio.
"Jadi kebutuhan saya momennya tepat untuk menggugah hati orang dan para donatur. Kita melakukan pekerjaan sosial juga butuh momen yang tepat agar hasil maksimal," kata Kurmin.
Kurmin mengatakan, inisiatif dari teman-teman ini disampaikan padanya pada hari Selasa pekan lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/uami-rudi-sutadisuaminya-bes.jpg)