Kabar Artis
Ditanya Soal Keberadaan Sang Ayah oleh Temannya, Anak Nindy Ayunda: Ayahku Kan di Penjara
Nindy Ayunda mengatakan ADH mengetahui kalau ayahnya, Askara Parasady Harsono kini sedang mendekam di penjara.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
Lalu, apa sebenarnya kandungan amphfetamine?
Dalam kasus narkoba, tak asing mendengar nama amphetamine dan metamphetamine.
Keduanya merupakan kandungan zat dalam narkoba yang dilarang.
Di Indonesia, penggunaan amphetamine dan metamphetamine sangat dilarang.
Hal ini dikarenakan kedua obat tersebut dapat menyebabkan penggunanya menjadi ketagihan, hingga menimbulkan kerugian.
Badan Nasional Narkotika (BNN) juga menetapkan kedua jenis obat tersebut masuk ke dalam golongan obat terlarang.
Baca juga: Ramalan Shio yang Bakal Banyak Utang di Tahun Baru Imlek 2021: Jangan Terlalu Banyak Investasi
Meski dapat mengobati penyakit tertentu, tetapi kepemilikan obat ini diatur oleh undang–undang.
Amphetamine merupakan jenis obat–obatan stimulan yang terdiri dari struktur senyawa kimia 1–fenil–2–aminopropane.
Senyawa kimia ini bisa digunakan sebagai obat stimulan penderita depresi.
Pengguna kedua obat tersebut akan mengalami rasa kantuk di siang hari, bahkan bisa tiba–tiba tertidur tanpa mengenal waktu dan tempat loh, guys.
Tak hanya itu, amfetamin dan metamfetamin juga digunakan untuk mengobati gangguan hiperaktif pada anak atau attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).

ADHD merupakan gangguan mental yang menyebabkan anak menjadi sulit fokus serta memiliki perilaku impulsive dan hiperaktif.
Cara kerja aphetamine di dalam tubuh yakni dengan mengubah kadar zat alami tertentu yang mengontrol impuls di dalam otak.
Ini akan membuat gejala dari kondisi yang diderita menjadi berkurang.
Sementara metamphetamine bekerja dengan cara meningkatkan jumlah zat kimia otak seperti dopamin, serotonin dan norepinefrin.