Info Tekno

Hati-hati Taruh Ponsel di Atas Kasur Saat Tidur, Beresiko Terbakar hingga Terpapar Radiasi

Apabila Anda tidak mematikan ponsel Anda ketika hendak tidur, pengguna sebaiknya menyimpan ponsel dengan jarak beberapa meter dari tempat tidurnya.

Freepik
Hati-hati Taruh Ponsel di Atas Kasur Saat Tidur, Beresiko Terbakar hingga Terpapar Radiasi 

Ponsel memancarkan radiasi karena ponsel menggunakan frekuensi radio untuk bisa berfungsi.

Menurut laman resmi National Cancer Institute (NCI), badan pemerintah AS untuk penelitian kanker, semua frekuensi ini termasuk dalam rentang spektrum non-ionisasi, yaitu frekuensi rendah dan energi rendah.

"Energinya terlalu rendah untuk merusak DNA. Kerusakan DNA sendiri dapat menyebabkan perubahan pada gen yang dapat meningkatkan risiko kanker," tulis NCI.

Itu artinya, sebenarnya radiasi yang dipancarkan dari ponsel tidak menyebabkan kanker pada manusia. Namun, NCI mencatat, penggunaan ponsel secara masif dan luas seperti sekarang ini tak menutup kemungkinan berpeluang meningkatkan sidikit risiko kanker pada pengguna. Kendati demikian, hal ini juga masih harus dikonfirmasi dengan berbagai penelitian.

Sebagaimana dihimpun dari Pulse, menaruh ponsel di dekat kepala dalam jangka waktu yang lama juga bisa menyebabkan sakit kepala, nyeri otot, dan masalah kesehatan lainnya.

Risiko kemandulan

Menaruh hp di bawah kasur juga meningkatkan risiko ketidaksuburan atau kemandulan pada pria.

Dalam penelitian terpisah, radiasi yang dipancarkan oleh ponsel bisa mengakibarkan penurunan kualitas sperma yang meningkatkan risiko kemandulan pada pria.

Hal ini terungkap dalam penelitian berjudul The Influence of Direct Mobile Phone Radiation on Sperm Quality yang dilakukan oleh Igor Gorpinchenko dkk pada 2014 lalu.

Gangguan tidur

Bermain smartphone di kasur bisa menyebabkan gangguan tidur pada pengguna, karena LED pada layar hp memancarkan cahaya biru (blue light).

Menurut studi, blue light ini memiliki panjang gelombang yang bisa mengganggu ritme sirkadian dan menghambat produksi hormon melatonin yang bisa membuat kita mengantuk, sebagaimana dihimpun dari situs sleep.org.

Ritme sirkadian sendiri merupakan jam internal yang mengatur proses penting dan fungsi tubuh. Kapan waktunya kita bangun dan tidur pun juga diatur oleh ritme sirkadian.

Ritme ini bekerja sama dengan otak dan dipengaruhi langsung oleh isyarat lingkungan, terutama cahaya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved