Polisi Amankan 6 Orang Pelaku Tawuran di Karawaci Tangerang
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengatakan pihaknya sudah mengamankan enam orang untuk dimintai keterangan soal kejadian
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polres Metro Tangerang Kota menahan enam orang saksi dari peristiwa tawuran di Karawaci yang mengakibatkan korban sampai putus tangan.
Sebelumnya diberitakan viral sebuah video di media sosial memperlihatkan sebuah potongan tangan tergeletak dikawasan Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Rabu (11/8/2021) dini hari.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengatakan pihaknya sudah mengamankan enam orang untuk dimintai keterangan soal kejadian mengerikan tersebut.
"Ada enam orang diperiksa dan ditahan Polsek Karawaci. Belum ada pelaku tapi ada beberapa kasus mereka bawa sajam," jelas Deonijiu di kantornya, Jumat (13/8/2021).
Menurutnya, potongan tangan yang ditemukan tergelak di atas jok motor itu ada indikasi karena tawuran antar pemuda sekitar.
Sebab, keenam orang yang diperika tersebut rata-rata berusia 20 tahun ke atas.
"Iya (indikasi) tawuran, enam orang yang kita tahan itu berusia 20 dan 20 tahun ke atas," kata Deonijiu.
Sementara, dari tawuran yang terjadi sekira pukul 05.00 subuh itu memakan dua korban luka berat.
Korban pertama menderita putus tangan kemudian korban kedua beberapa jarinya juga putus.
"Korban ada dua, di rumah sakit semua. Ada yang tangannya putus dan ada yang beberapa jarinya itu putus," terang Deonijiu.
Baca juga: Ditawari Jadi Istri Kedua, Janda Terapis Bekam Sewot ke Pelaku: Ngaco Kamu, Aku Udah Punya Calon!
Baca juga: Layanan 24 Jam Donor Darah Berhasil Tingkatkan Persediaan Kantong Darah di PMI Jakarta Timur
Baca juga: Survei Terkini Elektabilitas Capres: Ganjar Unggul, Puan-Airlangga Paling Bawah
Diberitakan sebelumnya, Kapolsek Karawaci, Kompol Bagin Efrata Barus pun sekarang memastikan kalau potongan tangan tersebut merupakan korban tawuran.
"Penemuan tangan itu diduga memang karena tawuran antar pemuda. Kejadian terjadi hari Rabu (11/8/2021) pukul 04.00 WIB," jelas Bagin saat dihubungi, Jumat (13/8/2021).
Pasalnya, dihari yang sama Polsek Karawaci langsung menggeruduk rumah sakit yang disinyalir merawat korban tawuran tersebut.
Saat diperiksa, ditemui ada dua korban di sana, satu jarinya putus dan satu lagi tangannya putus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kombes-pol-deonijiu-de-fatima-jumat-1382021.jpg)