Antisipasi Virus Corona di DKI
Kabar Baik, Anies Sebut Positivity Rate di Jakarta Turun di Bawah Ambang Batas Maksimal 10 Persen
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mengatakan angka positivity rate di Jakarta saat ini turun di bawah ambang batas maksimal 10 persen.
Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Septiana
Diberitakan sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan secara umum Ibukota DKI berhasil keluar dari zona merah penyebaran Covid-19.
Hal ini merujuk pada data resmi dari situs resmi Satgas Covid-19 nasional (covid19.go.id).
"Alhamdulillah kita sudah keluar dari zona merah Covid-19 ya," ucapnya di Balai Kota, Jumat (13/8/2021) kemarin.
Baca juga: Raih Emas Olimpiade Tokyo 2020, Ini Daftar Hadiah yang Diberikan Mas Anies Buat Greysia/Apriyani
Walau demikian, Ariza meminta masyarakat tak lengah dan mengendorkan pelaksanaan protokol kesehatan.
Sebab, belum semua wilayah di DKI benar-benar keluar dari zona merah Covid-19.
Ada beberapa RT yang masih menjadi episentrum penyebaran Covid-19 di ibu kota.
"RT yang merah hanya ada tujuh, sisanya oranye 349, dan hijaunya 24.011 RT," ujarnya kepada awak media.
Politisi Gerindra ini menyebut, keberhasilan ini tidak terlepas dari kedisiplinan warga menjalankan protokol kesehatan.
"Mudah-mudahan kita tingkatkan terus, sehingga kasus Covid-19 bisa terus menurun," kata Ariza.
Baca juga: Soal Kemungkinan DKI Jakarta Turunkan PPKM Jadi Level 3, Anies Baswedan: Semua Ada Ukurannya
Lalu di mana saja RT yang masih masuk zona merah?
Berikut daftar zona merah Covid-19 periode 10 Agustus hingga 16 Agustus 2021:
Jakarta Selatan (3 RT)
- Kelurahan Ciganjur, RT 006, RW 006
- Kelurahan Ciganjur, RT 004, RW 005
- Kelurahan Srengseng Sawah, RT 009, RW 007
Baca juga: Kisah Perjuangan Anak Tukang Cukur Lolos Akmil, Setiap Hari Digembleng Sang Ayah Demi Jadi Taruna
Jakarta Timur (4 RT)
- Kelurahan Cibubur, RT 006, RW 003
- Kelurahan Kramat Jati, RT 002, RW 001
- Kelurahan Susukan, RT 011, RW 005
- Kelurahan Susukan, RT 007, RW 003