Breaking News:

Info Kesehatan

Cara Agar Hewan Perliharaan Terhindar dari Covid-19, Ini Penjelasan Dokter Hewan UGM

"Virus SARS-CoV-2 dapat menular antara kucing melalui rute udara," papar drh. Guntari.

Editor: Kurniawati Hasjanah
freepik.com
Cara Agar Hewan Perliharaan Terhindar dari Covid-19, Ini Penjelasan Dokter Hewan UGM 

TRIBUNJAKARTA.COM - Dosen Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM), drh. Guntari Titik Mulyani membagikan cara agar hewan perliharaan terhindar dari Covid-19.

Dilansir dari laman resmi UGM, drh. Guntari menjelaskan, sejak 5 Maret 2020 terdapat hewan peliharaan yang secara tidak sengaja terpapar COVID-19, yaitu dua ekor anjing peliharaan dan satu ekor kucing peliharaan di Hong Kong, serta dua hewan peliharaan kucing di Amerika Serikat pada 22 April 2020.

Semua hewan tersebut diketahui berhubungan dekat dengan pemiliknya yang terinfeksi.

"Mengutip pendapat Jianzhong, salah satu peneliti Sars-CoV-2 dengan menginokulasikan virus intranasal pada 7 kucing berumur 6-9 bulan maka didapati Sars-CoV-2 dapat bereplikasi efisien pada kucing, dan kucing yang lebih muda lebih rentan daripada yang lebih tua."

Ilustrasi kucing
Ilustrasi kucing (TRIBUNJAKARTA/KURNIAWATI HASJANAH)

"Virus SARS-CoV-2 dapat menular antara kucing melalui rute udara," papar drh. Guntari.

Berdasarkan pendapat Jianzhong, lanjut drh. Guntari, virus ini juga menginokulasi virus intranasal pada 5 anjing berumur 3 bulan dan didapati bahwa anjing memiliki kepekaan yang rendah terhadap infeksi virus corona.

Namun demikian, hingga saat ini tidak ada bukti bahwa hewan memainkan peran penting dalam menyebarkan virus yang menyebabkan COVID-19.

Baca juga: Pilih Kucing Sebagai Teman Hidup, Begini Siasat Raditya Dika Cegah Istri Tertular Toksoplasma

Guntari menjelaskan, ada banyak jenis virus corona yang masing-masing mempengaruhi spesies hewan yang berbeda, termasuk manusia.

Atas dasar pohon-pohon filogenetik, empat klaster coronavirus (CoV) dapat dibedakan, tiga di antaranya (Alpha-, Beta- dan Gamma Coronavirus) dan telah diakui dan diklasifikasikan sebagai general.

"Penyakit yang disebabkan karena alpha coronavirus telah lama dijumpai pada anjing (Canine Corona Virus/CCoV) dan kucing (Feline Corona Virus/ FCoV). Betacoronavirus pada manusia menyebabkan SARS dan MERS," aku drh. Guntari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved