Antisipasi Virus Corona di DKI
Sosialisasi Tak Ampuh, Tekad Lurah Petamburan Suntik Warganya yang Bandel Belum Mau Vaksin Covid-19
Lurah Petamburan, Setiyanto, mengatakan pihaknya telah berupaya mensosialisasikan vaksinasi Covid-19 kepada warganya secara rutin.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
"Sekarang tinggal zona hijau dan kuning saja. Tapi lebih banyak zona hijaunya, ya," lanjutnya.
Dalam kasus harian terpapar Covid-19 di Jakarta Pusat, kata dia, kini di bawah 400 kasus.
"Sebelumnya di atas 400-an orang, sekarang di bawahnya. Ini menurun karena PPKM," kata dia.
Meski begitu, Dhany mengimbau warganya tetap mematuhi protokol Covid-19 dengan menggunakan masker dan menjaga jarak.
"Konsisten terus mematuhi protokol Covid-19. Jangan sampai ada lagi zona merah. Pertahankan zona hijau," imbau Dhany.
Bersamaan dengan ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terus mempercepat vaksinasi Covid-19 terhadap warganya guna membentuk herd immunity.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan 9,2 juta warganya telah mendapatkan vaksinasi Covid-19.
"Pagi ini sudah 9,2 juta penduduk Jakarta tervaksin Covid-19," kata Anies, sapaannya, kepada Wartawan, Minggu (15/8/2021).
Baca juga: Wagub DKI: Jakarta Kini Masuk Zona Hijau Covid-19, Masih Ada Zona Merah di 3 RT
Per harinya, kata Anies, sebanyak 200 warga Jakarta mengikuti vaksin Covid-19.
Karena itu, dia mengajak masyarakat agar mendapat vaksinasi Covid-19.
"Jadi, ajak keluarganya yang lain, sudah divaksin supaya tidak jadi parah (ketika terpapar Covid-19)," kata Anies.
Dengan vaksinasi, lanjutnya, warga Jakarta dapat terlindungi dari virus Covid-19.
Jika terpapar, kata Anies, tidak terlalu parah dibanding warga yang belum mendapat vaksin Covid-19.
"Kami ingin semua terlindungi dan kami di Jakarta selalu transparan," ujar Anies.
Dia menjelaskan, vaksinasi Covid-19 bukan sekadar mengikuti program pemerintah menyoal percepatan vaksin.
"Kenapa kita perlu vaksinasi bukan sukseskan program pemerintah saja, tapi melindungi diri dan keluarga kita agar kalau terpapar risikonya kecil," tutup Anies.