Cerita Kriminal

Perkara Bebek Mati di Balik Aksi Sakit Hati Yones Tembak Polisi yang Sedang Bersihkan Pistol

Perkara bebek mati menjadi penyebab Yones Siondihon Naibaho nekat menembak kepala Aiptu Josmer Samsuardi Manurung hingga tewas di Deliserdang, Sumut.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
Shutterstock/Kompas.com
Perkara bebek mati menjadi penyebab Yones Siondihon Naibaho nekat menembak kepala Aiptu Josmer Samsuardi Manurung hingga tewas di Deliserdang, Sumatera Utara. 

Saat itu, disebutkan pelaku masih memegang senjata api milik korban.

Baca juga: Buntut Penembakan Remaja di Tamansari, 10 Orang Dibekuk Termasuk 2 Wanita

Namun warga lebih memilih untuk menangkap dan menyerahkan pelaku pada polisi.

Dalam peristiwa ini, petugas menyita delapan butir amunisi kaliber 9 mm, 1 magazine, 11 pcs kunci, sebuah tas sandang dan senjata api jenis revolver.

Untuk jasad korban, saat ini masih berada di rumah sakit.

Korban Pengusaha Ternak Bebek

Ilustrasi penembakan.
Ilustrasi penembakan. (Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan)

Aiptu Josmer Samsuardi Manurung, ternyata pengusaha ternak bebek.

Dikutip dari Tribun Medan, korban ditembak saat berada di areal tanah garapan PTPN II Jalan Tengah, Gang Rotan, Dusun XI, Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang.

Kebetulan, di lahan garapan ini pula korban membuka usaha ternak bebek.

"Yang menembak korban itu ya saudaranya sendiri. Pelaku bekerja menjaga ternak bebek korban," kata seorang wanita yang merupakan tetangga korban, Kamis (19/8/2021).

Baca juga: CCTV Buram, Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Penembakan di Kompleks Pati Polri

Tetangga korban itu mengaku tak mengetahui permasalahan antara Yones Siondihon Naibaho dengan Aiptu Josmer Samsuardi Manurung.

Ia hanya mendengar satu kali suara letusan senjata api.

"Kejadiannya sekira jam sembilan (21.00 WIB) gitu lah," kata wanita tersebut enggan menyebutkan namanya.

Baca juga: Penembakan di Dekat Rumah Dinas Kepala BIN, Puslabfor Polri Periksa 2 Selongsong Peluru dan CCTV

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai kasus ini, wanita tersebut takut.

Dia mengatakan suaminya saat ini masih dimintai keterangannya oleh polisi dan belum pulang ke rumah.

"Tanya sama polisi saja lah bang. Yang jelas bebek punya korban itu ada kira-kira 700 ekor," kata wanita berambut ikal tersebut.

Baca juga: Kasus Pembacokan dan Penembakan di Duren Tiga: Buntut Perempuan Tidak Mau Diajak Kenalan

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved