Antisipasi Virus Corona di DKI
Warga yang Mau Sekolah di Luar Negeri Bisa Dapat Vaksin Covid-19 Moderna di Puskesmas Kramat Jati
Puskesmas Kramat Jati melayani warga umum yang hendak bepergian ke luar negeri untuk mendapat vaksin Covid-19 dosis Moderna.
Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
Ke-50 tenaga kesehatan dari sejumlah klinik swasta dan Puskesmas Kecamatan Kramat Jati menjalani penyuntikan dosis tiga atau booster menggunakan vaksin Moderna.
Pelaksanaan vaksin booster untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati sebelumnya sudah dimulai pada Jumat (6/8/2021) dan hingga kini masih berjalan.

Sementara 50 warga umum yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta penyuntikan dosis satu, penggunaan Moderna bagi warga umum ini sesuai keputusan Kementerian Kesehatan.
"Sesuai dengan ketentuan, vaksinasi Covid-19 menggunakan Moderna bagi warga umum ini dikhususkan bagi yang belum mendapat dosis satu. Dan ada kriteria penerimanya," ujarnya.
Baca juga: DKI Mulai Suntikan Vaksin Moderna ke Masyarakat Umum, Simak Syarat dan Lokasinya
Inda menuturkan warga umum dengan penyakit penyerta dan kendala medis lain yang hendak mendaftar untuk vaksin Sinovac jenis Moderna harus menyertakan surat keterangan medis.
Surat keterangan medis dari dokter jadi bukti warga tidak bisa menerima vaksin Covid-19 jenis Sinovac dan AstraZeneca, syarat lainnya yakni warga ber-KTP atau berdomisili di Jakarta.
"Tadi untuk yang warga umum semua membawa surat keterangan dokter sesuai arahan. Karena untuk warga yang tidak memiliki komorbid atau kendala medis lain tetap diarahkan vaksin dengan Sinovac dan AstraZeneca," tuturnya.
Vaksin Covid-19 Moderna untuk Warga Umum
RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur memulai pencanangan vaksinasi Covid-19 jenis Moderna bagi warga umum pada Selasa (17/8/2021).
Vaksinasi Covid-19 Moderna dosis satu bagi warga umum resmi dimulai setelah Kementerian Kesehatan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor SR.02.06II/2025/2011.
Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Asep Hendradiana mengatakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 jenis Moderna ini bakal dilakukan secara bertahap.
"Diberikan untuk masyarakat yang berdasar keterangan dokter memiliki kendala menerima vaksin Sinovac atau AstraZeneca," kata Asep di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (17/8/2021).
Kendala dimaksud merupakan komorbid atau penyakit penyerta yang membuat seseorang tidak bisa menerima vaksin Covid-19 jenis Sinovac dan AstraZeneca.

Pasalnya sebelum diperuntukkan bagi warga umum, vaksin Covid-19 jenis Moderna hanya diperuntukkan untuk dosis tiga atau booster bagi tenaga kesehatan.
"Di hari pertama pencanangan ini sebanyak 24 orang sudah mendaftarkan diri. Ke depan seiring dengan animo pendaftar akan kita tingkatkan (kuota peserta) per harinya," ujarnya.