Antisipasi Virus Corona di DKI
Warga yang Mau Sekolah di Luar Negeri Bisa Dapat Vaksin Covid-19 Moderna di Puskesmas Kramat Jati
Puskesmas Kramat Jati melayani warga umum yang hendak bepergian ke luar negeri untuk mendapat vaksin Covid-19 dosis Moderna.
Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Warga umum dengan komorbid atau penyakit penyerta bukan satu-satunya yang dapat menerima vaksin Covid-19 dosis Moderna di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kepala Puskesmas Kecamatan Kramat Jati Inda Mutiara mengatakan pihaknya melayani warga umum yang hendak bepergian ke luar negeri untuk mendapat vaksin Covid-19 dosis Moderna.
"Untuk warga yang mau sekolah ke luar negeri dan menginginkan divaksin itu bisa diakomodir, tentunya agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya," kata Inda di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (20/8/2021).
Warga yang hendak melakukan perjalanan ke luar negeri cukup menunjukkan bukti administrasi terkait keperluannya saat mendaftarkan diri untuk vaksinasi Covid-19 dosis Moderna.
Syarat lainnya yakni warga ber-KTP atau berdomisili di DKI Jakarta, syarat kedua ini serupa dengan warga umum memiliki penyakit penyerta atau kendala medis lainnya saat mendaftar.

"Untuk warga yang mau sekolah ke luar negeri itu tetap dosis satu, jadi sebelumnya belum pernah divaksinasi Covid-19. Karena untuk dosis tiga atau booster khusus bagi tenaga kesehatan," ujarnya.
Inda menuturkan vaksinasi Covid-19 dosis satu menggunakan Moderna hanya diperuntukkan bagi warga berusia 18 tahun ke atas, sementara untuk anak usia 12-17 tahun belum diperkenankan.
Baca juga: Vaksin Moderna Tersedia di 7 RS di Jakarta Pusat: Untuk Para Nakes dan Umum yang Belum Divaksin
Sasaran penggunaan vaksinasi Covid-19 dosis Moderna ini berdasar Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta saat memperbolehkan Moderna digunakan untuk warga umum.
"Sampai saat ini yang masih direkomendasikan (warga umum mendapat Moderna) adalah usia 18 tahun ke atas. Lansia boleh, kalau 12-17 masih Sinovac. Ibu hamil yang bisa memiliki kendala medis tadi bisa," tuturnya.
Sebagai informasi, sebelum digunakan untuk warga umum vaksin Covid-19 dosis Moderna yang memiliki efikasi 94,1 persen hanya diperuntukkan untuk dosis tiga atau booster bagi tenaga kesehatan.

Target vaksin 100 orang per hari
Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur mulai melakukan vaksinasi Covid-19 menggunakan dosis Moderna bagi warga umum pada Jumat (20/8/2021).
Kepala Puskesmas Kecamatan Kramat Jati Inda Mutiara mengatakan vaksin Covid-19 dengan Moderna yang memiliki efikasi 94,1 bakal dilakukan bertahap bagi warga umum.
"Kami menargetkan dalam satu harinya bisa mencapai 100 orang. Untuk hari pertama ini pesertanya 100, 50 warga umum dan 50 tenaga kesehatan," kata Inda di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (20/8/2021).
Ke-50 tenaga kesehatan dari sejumlah klinik swasta dan Puskesmas Kecamatan Kramat Jati menjalani penyuntikan dosis tiga atau booster menggunakan vaksin Moderna.
Pelaksanaan vaksin booster untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati sebelumnya sudah dimulai pada Jumat (6/8/2021) dan hingga kini masih berjalan.

Sementara 50 warga umum yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta penyuntikan dosis satu, penggunaan Moderna bagi warga umum ini sesuai keputusan Kementerian Kesehatan.
"Sesuai dengan ketentuan, vaksinasi Covid-19 menggunakan Moderna bagi warga umum ini dikhususkan bagi yang belum mendapat dosis satu. Dan ada kriteria penerimanya," ujarnya.
Baca juga: DKI Mulai Suntikan Vaksin Moderna ke Masyarakat Umum, Simak Syarat dan Lokasinya
Inda menuturkan warga umum dengan penyakit penyerta dan kendala medis lain yang hendak mendaftar untuk vaksin Sinovac jenis Moderna harus menyertakan surat keterangan medis.
Surat keterangan medis dari dokter jadi bukti warga tidak bisa menerima vaksin Covid-19 jenis Sinovac dan AstraZeneca, syarat lainnya yakni warga ber-KTP atau berdomisili di Jakarta.
"Tadi untuk yang warga umum semua membawa surat keterangan dokter sesuai arahan. Karena untuk warga yang tidak memiliki komorbid atau kendala medis lain tetap diarahkan vaksin dengan Sinovac dan AstraZeneca," tuturnya.
Vaksin Covid-19 Moderna untuk Warga Umum
RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur memulai pencanangan vaksinasi Covid-19 jenis Moderna bagi warga umum pada Selasa (17/8/2021).
Vaksinasi Covid-19 Moderna dosis satu bagi warga umum resmi dimulai setelah Kementerian Kesehatan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor SR.02.06II/2025/2011.
Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Asep Hendradiana mengatakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 jenis Moderna ini bakal dilakukan secara bertahap.
"Diberikan untuk masyarakat yang berdasar keterangan dokter memiliki kendala menerima vaksin Sinovac atau AstraZeneca," kata Asep di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (17/8/2021).
Kendala dimaksud merupakan komorbid atau penyakit penyerta yang membuat seseorang tidak bisa menerima vaksin Covid-19 jenis Sinovac dan AstraZeneca.

Pasalnya sebelum diperuntukkan bagi warga umum, vaksin Covid-19 jenis Moderna hanya diperuntukkan untuk dosis tiga atau booster bagi tenaga kesehatan.
"Di hari pertama pencanangan ini sebanyak 24 orang sudah mendaftarkan diri. Ke depan seiring dengan animo pendaftar akan kita tingkatkan (kuota peserta) per harinya," ujarnya.
Asep menuturkan untuk sementara warga vaksin Covid-19 jenis Moderna hanya diperuntukkan bagi warga ber-KTP DKI Jakarta, sementara warga lain belum.
Baca juga: Vaksin Jadi Syarat Berkegiatan di Jakarta, Wagub Ariza: Demi Keselamatan dan Kesehatan Warga
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di RS Polri Kramat Jati digelar di ruang Disaster Victim Identification (DVI) yang berada di sisi kiri gedung pintu masuk RS Polri.
"Dalam pelaksanaan ini kami mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Puskesmas Kecamatan Kramat Jati," tuturnya.