Antisipasi Virus Corona di DKI
Vaksin Moderna Tersedia di 7 RS di Jakarta Pusat: Untuk Para Nakes dan Umum yang Belum Divaksin
Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat mendapat perintah mendistribusikan vaksin Covid-19 Moderna ke tujuh rumah sakit (RS).
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat mendapat perintah mendistribusikan vaksin Covid-19 Moderna ke tujuh rumah sakit (RS).
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon Safari, mengatakan vaksin Covid-19 Moderna telah diterima tujuh RS tersebut.
Di antaranya Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), RSUD Tarakan, RS St Carolus, RS Abdi Waluyo, dan Puskesmas Menteng.
Kemudian terdapat juga di RSPAD Gatot Subroto dan usat Pelayanan Kesehatan Pegawai Balaikota DKI Jakarta.
Baca juga: Puskesmas Kramat Jati Targetkan Beri Vaksinasi Dosis Moderna ke Warga 100 Orang Per Hari
"Ini dikhususkan untuk tenaga kesehatan (nakes) dan nonnakes yang belum mendapat vaksin Sinovac dan AstraZeneca," jelas Erizon, saat dikonfirmasi, Jumat (20/8/2021).
Bagi calon penerima vaksin Covid-19 Moderna yang memiliki komorbid berat seperti gagal ginjal, autoimun, dan sebagainya, dapat menyertakan surat keterangan dokter.

"Calon penerima yang punya komorbid berat dapat menunjukkan surat keterangan dokter untuk persetujuan mendapat vaksin Moderna," jelas dia.
Terkhusus para nakes yang telah disuntik vaksin Covid-19 sebelumnya, kata Erizon, pun bakal divaksin Moderna.
"Ini sebagai booster untuk para nakes. Cukup satu dosis untuk mereka," jelas Erizon.
"Khusus calon penerima vaksin dari orang yang punya komorbid berat, dapat dua dosis secara bertahap," tutup dia.
Baca juga: DKI Mulai Suntikan Vaksin Moderna ke Masyarakat Umum, Simak Syarat dan Lokasinya
Sebelumnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta akan memberikan vaksin Covid-19 Moderna kepada 100.030 warga ber-KTP Jakarta non-nakes (tenaga kesehatan) dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, menjelaskan setiap orang akan mendapat dua dosis dengan selang waktu (interval) 28 hari.
"Total dosis vaksin Moderna yang akan diberikan untuk masyarakat umum sebanyak 200.060 dosis," kata Widyastuti, kepada Wartawan, Selasa (17/8/2021).
Dia menjelaskan, vaksin produksi Amerika Serikat ini merupakan vaksin Covid-19 dengan platform mRNA dan nukleosida.
Baca juga: Warga dengan Komorbid Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 Moderna di RS Polri Kramat Jati