Breaking News:

Anak Berkebutuhan Khusus di Pamulang Main Korek Api Tanpa Pengawasan, Rumah 2 Lantai Kebakaran 

Kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Gang Damai RT 10 RW 9, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Minggu (22/8/2021).

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAH TOHIR
Kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Gang Damai RT 10 RW 9, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Minggu (22/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Gang Damai RT 10 RW 9, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Minggu (22/8/2021).

Api menjalar dari lantai dua rumah yang dihuni tujuh orang itu, sekira pukul 17.30 WIB.

Suparman, Ketua RT 10, mengatakan, api berasal dari anak pemilik rumah yang berkebutuhan khusus.

Dalam hal ini disabilitas mental.

Saat si anak bermain di lantai dua, anggota keluarga lain berada di lantai satu, tidak ada yang mengawasi.

Kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Gang Damai RT 10 RW 9, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Minggu (22/8/2021).
Kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Gang Damai RT 10 RW 9, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Minggu (22/8/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAH TOHIR)

Kebakaran ini sudah kali kedua, dengan penyebab yang sama.

"Gara-gara bocah berkebutuhan khusus. Dia main api di atas situ. Ini sudah dua kali kejadian begini. Cuma ini tidak dipantau, neneknya di bawah, dia di atas sendiri," jelas suparman di lokasi.

Baca juga: Keluarga Kebakaran Maut Ikhlas Apapun Vonis untuk Dokter Muda: Jangan Ganggu Keluarga Kami Lagi

Saat api membumbung tinggi, warga sontak mengevakuasi penghuni rumah yang beberapa sedang sakit.

Alhasil tidak ada korban luka atau korban jiwa dari insiden itu.

"Bocahnya bisa diselamatkan," kata Suparman.

Petugas pemadam kesabakaran yang mendapat laporan tersebut langsung menuju lokasi.

Ilustrasi kebakaran
Ilustrasi kebakaran (Shutterstock)

Butuh tujuh unit mobil pemadam untuk bisa menjinakkan si jago merah.

Komandan Regu A Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel, Davis Ferdian, mengatakan, unit mobil pemadam didatangkan dari tiga pos sekaligus.

"Laporan masuk jam 18.00 WIB. Ada tujuh unit dari tiga pos."

"Yang terbakar satu rumah tinggal dengan dua lantai, yang habis dua lantai," kata Davis di lokasi.

"Korban enggak ada, nihil. Kerugian kira-kira 20 juta lebih,"

Baca juga: Fakta-fakta Tragedi Kebakaran Maut di Tangerang, Didalangi Mantan Pacar yang Tidak Direstui Orangtua

Davis dan petugas pemadam lain sempat kesulitan memadamkan api lantaran banyak material elektronik dari plastik.

"Gara-garanya sepertinya yang habis itu ada tumpukan barang-barang elektronik," kata dia.

Sekira 30 menit proses pemadaman, api tak terlihat lagi. Sementara, satu keluarga korban kebakaran sementara mengungsi ke tetangga. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved