Dinsos Jakarta Pusat Amankan Transpuan Diduga Terlibat Prostitusi di Kebon Kosong Kemayoran

Seorang tranpuan atau waria diamankan Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat karena diduga terlibat prostitusi.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
Tribunnews.com
Ilustrasi Transpuan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Seorang tranpuan atau waria diamankan Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat karena diduga terlibat prostitusi.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Ngapuli Parangin-angin, mengatakan dia diamankan saat berada di pinggir jalan, wilayah Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat

Transpuan tersebut diamankan bersama lima wanita yang sedang melakukan prostitusi di sana.

"Ada satu waria juga yang ikut diamankan bersama lima wanita," kata Ngapuli, saat dikonfirmasi, Senin (23/8/2021).

"Mereka kedapatan membawa alat kontrasepsi, diduga ingin melakukan prostitusi di sana karena ada bilik kecil," lanjut Ngapuli.

Kini, transpuan tersebut mendapat binaan dan edukasi dari Panti Sosial yang berkolaborasi dengan Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat

Selain dugaan terlibat prostitusi, tranpusan dan lima wanita ini juga melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Karena berkerumunan juga dan tidak pakai masker," jelas dia.

Baca juga: Satpol PP Depok Amankan 14 Orang dari Tempat Pijat Hingga Apartemen, Ada 2 Pasangan Dalam Satu Kamar

Selanjutnya, lima wanita dan transpuan tersebut akan mendapat edukasi dan pembinaan selama enam bulan.

Setelah enam bulan dibina, Ngapuli berharap, kelimanya tidak kembali terlibat prostitusi.

"Karena alasan mereka, umumnya karena faktor ekonomi. Jadi, harapannya setelah dilatih dan dibina, mereka punya keterampilan sehingga bisa membuat sesuatu yang lebih baik," tutup Ngapuli.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved