Breaking News:

Langkah-langkah yang Perlu Dilakukan Pemerintah & DPR Sikapi Fenomena Kripto

Setahun terakhir trend Cryptocurrency mulai meningkat. Pemerintah dan DPR perlu melakukan langkah-langkah sikapi fenomena kripto.

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Istimewa via Tribunnews
Ilustrasi Kripto. Setahun terakhir trend Cryptocurrency mulai meningkat. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Setahun terakhir trend Cryptocurrency mulai meningkat.

Hal itu seiring perkembangan digitalisasi yang membuat sistem pertukaran atau transaksi menjadi beragam dan serba digitalisasi.

“Perdagangan sebagai sektor penggerak pertumbuhan dan daya saing ekonomi, serta penciptaan kemakmuran rakyat. Cryptocurrency memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia, dimana pada tahun 2021 mencatatkan nilai transaksi sebesar 478.5 T," kata Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dalam Webinar Aptika Kominfo, Rabu (25/8/2021).

Baca juga: Ingin Mulai Investasi Kripto? Ini Hal Penting yang Harus Diperhatikan

Menurut Jerry, kedepan asset kripto akan dipastikan legalitasnya agar lebih terintegrasi.

Ia berharap tahun ini Indonesia akan mempunyai sebuah bursa khusus untuk perdagangan kripto

“Rencananya bursa ini nanti akan di regulasi oleh pemerintah melalui Bappebti dan akan menjadi bursa kripto pertama di dunia," kata Jerry.

Pihaknya akan mendorong para trader untuk dapat mengembangkan token sendiri karena ekosistemnya sudah terbentuk, sehingga akan meningkatkan produk-produk lokal yang potensial untuk di ekspor.

Baca juga: Tak Khawatir Harga Bitcoin CS Naik Turun, Tetap Cetak Cuan di Salma Markets

Sementara itu, Anggota DPR Dave Akbarsyah menyebutkan bahwa keuntungan dari bisnis kripto adalah biaya transaksinya yang murah, praktis, dan cepat karena berbasis digital.

Kripto dapat digunakan untuk bertransaksi online serta dapat dikonversikan ke mata uang seperti Rupiah, Dolar, dan lainnya sehingga dapat menjadi alternatif transaksi lintas negara.

“Langkah-langkah yang dilakukan pemerintah dalam menyikapi fenomena kripto adalah dengan mengakui Cryptocurrency dibawah pengawasan Bappebti, perlindungan terhadap konsumen kripto Indonesia, dan bekerjasama dengan BI dan lembaga terkait untuk menjaga Cryptocurrency agar lebih menguntungkan bagi Indonesia," kata Dave.

Baca juga: Bukan Cuma Emas Batangan, Harga Bitcoin Juga Terus Naik Saat Pandemi Covid-19

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa DPR RI perlu melakukan langkah-langkah terkait Cryptocurrency yaitu mempercepat pembahasan terhadap UU Digital (RUU Siber, PDP, ITE), memperkuat Kominfo dalam menjaga keamanan data, dan melakukan literasi mengenai Cryptocurrency.

“Masyarakat dihimbau untuk mengikuti arahan dan regulasi terkait Cryptocurrency dari sumber resmi Lembaga dan pemerintah. DPR RI, khususnya Komisi I mendorong agar Kominfo terus memantau transaksi ini agar tidak terjadi hack atau kebocoran data," pungkas Dave.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved