Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Wali Kota Tangerang Akui Vaksin Pfizer Masih Tahap Uji Coba Sebelum Disuntik ke Masyarakat Umum

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengaku kalau vaksin Covid-19 jenis Pfizer masih dalam tahap uji coba.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (26/8/2021).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengaku kalau vaksin Covid-19 jenis Pfizer masih dalam tahap uji coba.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Tangerang belum memberikan Pfizer kepada masyarakat umum melainkan kepada para pemain Persikota Tangerang pada Selasa (24/8/2021).

Padahal, Pfizer sendiri sebenarnya diperuntukan untuk para ibu hamil dan masyarakat dengan penyakit penyerta atau komorbid.

Di kantornya, Arief mengaku kalau Pfizer sendiri masih dalam tahap uji coba sebelum disuntikan kepada masyarakat umum.

"Tadi pagi saya koordinasi, makanya kemarin kenapa atlet (Persikota), karena dia sedikit, kita uji coba, kita bawa dia ke puskesmas (Panunggangan Barat). Sambil Dinkes siapij alatnya di puskesmas-puskesmas, karena harus punya coolbox yang khusus," papar Arief, Kamis (26/8/2021).

"Cuma karena tahap awal, kemarin ada yang bilang ada atlet yang mau, ya silahkan aja. Kan Pfizer belum ada uji cobanya. Kalau Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm sudah lama," sambungnya.

Untuk Pfizer sendiri, Kota Tangerang mendapatkan jatah 163.800 dosis yang akan dibagi dua untuk penyuntikan pertama dan kedua.

Sementara, lanjut Arief, untuk ibu hamil yang di Kota Tangerang hanya berjumlah 3.000 orang sehingga nantinya akan dilanjutkan dengan masyarakat umum.

"Terus sisanya buat ke mana? Maka pemkot yang Pfizer boleh buat umum, yang Moderna, itu sekarang sudah boleh buat umum. Karena kan ada 80 ribu dosis yaudah yang ada aja dulu, supaya bisa dilaksanakan. Jadi ini masih baru, masih beradaptasi lah," terangnya.

Ia mengatakan, pihaknya tidak membatasi soal domisili masyarakat yang ingin mendaftar vaksinasi di Kota Tangerang.

Misal, orang ber-KTP di Tangerang Selatan bahkan DKI Jakarta pun bisa mendaftar dan mendapatkan vaksinasi di Kota Tangerang.

Sebab, Kota Tangerang masuk ke wilayah Aglomerasi yang mana, saling keterkaitan kasus Covid-19 dengan ibukota DKI Jakarta.

"Kita bicaranya NKRI sebenernya. Pokoknya yang penting mau divaksin, dan dia bekerja di dalam wilayah aglomerasi. Memang ada di sini, usia di atas 12 sampai sebelum meninggal, yang mau divaksin, kita suntik," ujarnya.

Baca juga: Pemkot Tangerang Kelimpungan Urus Vaksin Pfizer, Wali Kota Arief Langsung Minta Arahan Kemenkes

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved