Breaking News:

Persija Jakarta

Tumpukan Sampah Berserakan Dekat Markas Baru Persija Stadion JIS, Warga: Bau Kayak Gini

Tumpukan sampah terlihat berserakan di sekitaran pinggiran rel kereta di wilayah Kampung Bayam atau tepatnya di dekat Jakarta International Stadium

Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA/Dokumentasi Jakpro
Proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara - Tumpukan sampah terlihat berserakan di sekitaran pinggiran rel kereta di wilayah Kampung Bayam atau tepatnya di dekat Jakarta International Stadium 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tumpukan sampah terlihat berserakan di sekitaran pinggiran rel kereta di wilayah Kampung Bayam, Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara, atau tepatnya di dekat Jakarta International Stadium (JIS).

Tumpukan sampah di kawasan tersebut membuat warga resah dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

Tumpukan sampah tersebut berada di sisi rel kereta dari arah Stasiun Tanjung Priok menuju Stasiun Ancol.

Sampah rumah tangga seperti plastik, puntung rokok, botol kemasan hingga popok mendominasi.

Selain itu, terdapat juga sampah bahan bangunan yang diduga berasal dari permukiman liar yang baru saja dibongkar oleh petugas gabungan pada Selasa (24/8/2021) kemarin. 

Tumpukan sampah itu juga tidak jauh dari Jakarta International Stadium (JIS) yang saat ini dalam proses pembangunan dan digadang-gadang jadi stadion berstandar FIFA.

Tumpukan sampah berserakan di pinggiran rel kereta di wilayah Kampung Bayam, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (26/8/2021).
Tumpukan sampah berserakan di pinggiran rel kereta di wilayah Kampung Bayam, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (26/8/2021). (Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan)

Seorang warga yang melintas Jawir (52) mengaku resah dengan adanya tumpukan sampah rumah tangga tersebut.

Pasalnya, kondisi seperti ini sudah lama terjadi dan tidak ditindaklanjuti.

Baca juga: Pembangunan Jakarta International Stadium Sudah 68 Persen

“Resah banget lah, orang sering bau kayak gini. Sudah lama ini, orang pada buangnya ke sini,” ungkapnya, Kamis (26/8/2021).

Tumpukan sampah tersebut membuat warga yang melintas atau tinggal di sekitar lokasi jadi tidak nyaman karena mengeluarkan aroma tidak sedap.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved