Breaking News:

Pemkot Tangsel Sebut Sekolah Tatap Muka Mendesak, Orang Tuan Ingin Anak Belajar di Kelas

Wacana sekolah tatap muka yang akan digelar pada pekan kedua September 2021 di Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi angin segar bagi orang tua

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Suharno
Dok. Sudin Kominfotik Kepulauan Seribu
Uji coba pembelajaran tatap muka di SDN Pulau Tidung 01 Pagi, Kepulauan Seribu. 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Wacana sekolah tatap muka yang akan digelar pada pekan kedua September 2021 di Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi angin segar bagi orang tua.

Pasalnya tidak sedikit orang tua yang sudah lama menunggu anaknya kembali ke sekolah.

Sudah hampir dua tahun pandemi melanda, siswa belajar daring atau online dari rumah.

Hal itu cukup menguras tenaga orang tua karena tugasnya bertambah, tidak hanya bekerja atau mengurus rumah, tapi juga mengawasi anak belajar daring.

Baca juga: Wagub Ariza: Pencopotan Dwi Wahyu dari Dirut Jakpro Tak Pengaruhi Proyek JIS Hingga Formula E

"Banyak tugasnya, kalau pagi nemenin, belum mulai sudah berantem sama bocahnya, drama dulu," kata Islah, ibu dua anak yang satu di antaranya sudah menginjak kelas II SD, Sabtu (28/8/2021).

Warga Pisangan, Ciputat Timur, itu gembira mendengar wacanq sekolah tatap muka, dan berharap bukan cuma janji mansi Pemkot Tangsel

"Ya Alhamdulillah banget kalau boleh sekolah lagi," ujarnya.

TONTON JUGA:

Hal yang sama diutarakan Fahrul, dua anaknya bersekolah di salah satu SD negeri di, Bambu Apus, Pamulang.

Fahrul bahkan kerap kali meninggalkan pekerjaannya untuk sekedar video call anaknya menjelaskan rumus matematika.

"Masalahnya guru ngasih tugas banyak banget, tapi penjelasan yang sedikit, malah cuma ngasih video Youtube doang, bukan gurunya yang jelasin," ujarnya.

Baca juga: Rachel Vennya Tagih Utang Lewat Komentar IG, Medina Zein Langsung Kasih Klarifikasi: Gak Usah Heboh

Fahrul juga ingin anaknya kembali ke sekolah. Menurutnya belajar mengajar lebih efektif di kelas.

"Bagus kalau tatap muka, asal aman saja buat anak," ujar Fahrul.

Selain itu, Ramadan orang tua siswa di Pondok Cabe Ilir, Pamulang, ingin jika kelak pembelajaran tatap muka diberlakukan, sekolah sudah harus siap.

"Jadi, ya bagaimana anak-anak nyaman belajar di sekolah setelah setahun di rumah," ujar Ramadan. 

Baca juga: Kemensos Jamin Seluruh Korban Insiden Margo City Mall Dapat Santunan

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Pemkot Tangsel, merencanakan akan menggelar sekolah tatap muka pada September 2021, yang hanya tinggal beberapa hari.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Taryono, melalui sambungan telepon, Kamis (26/8/2021).

Seperti diketahui, pemerintah pusat menetapkan Tangsel untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 pada 24-30 Agustus 2021.

Pada level tersebut, pembelajaran dilakukan secara tatap muka di sekolah, meskipun terbatas dan mematuhi protokol kesehatan ketat.

"Jadi prinsipnya Pak Wali Kota mengarahkan kepada kami bahwa PTM terbatas itu mendesak yang harus dilaksanakan melihat kondisi saat ini. Namun demikian kesehatan dan keselamatan peserta didik dan pendidik di sekolah jadi prioritas," ujar Taryono.

Namun, pembelajaran tatap muka tidak digelar di semua sekolah, hanya yang siap dan sudah melalui asesmen Dinas Kesehatan. 

"Kemudian dipastikan juga protokol dan SOP PTM dengan baik. Kalusecepatnya mudah-mudahan di awal September bisa dilaksnakan. Tanggalnya belum, tapi bukan ditunda. Tetapi lebih hati-hati dipersiapkan dengan tepat," ujar Taryono.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved