Breaking News:

Timbul Tenggelam, Ini Daftar Mural Sindir Jokowi yang Dihapus, Terakhir Berbunyi: Okelah 3 Periode

coretan mural itu menyuarakan keresahan rakyat bernada kritik terhadap kebijakan pemerintah bermunculan di banyak kota.

Editor: Wahyu Aji
KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO
Mural sosok Jokowi di sebuah tembok di Jalan Kebagusan Raya, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Selasa (31/8/2021) siang. Mural tersebut menyindir wacana Jokowi untuk maju menjadi presiden tiga periode. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Mural-mural bernada kritik terhadap kebijakan pemerintah bermunculan di banyak kota.

Aparat bertindak sigap dengan menghapus bahkan mencari seniman pembuatnya. 

Sebagian besar mural menyuarakan keresahan rakyat terhadap dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Alhasil, sedikit banyak penerapan PPKM ini berdampak pada ekonomi rakyat di kalangan bawah.

Dari daftar yang dihimpun TribunJakarta.com, mural bernada sindiran yang mencuri perhatian pertama muncul di Batuceper, Tangerang.

Baca juga: Mural Kritikan di Depok, Satpol PP: Tidak Berizin dan Kontennya Meresahkan

Jokowi 404: Not Found

Mural dengan redaksi Jokowi 404: Not Found ditemukan di Batuceper, Tangerang, dan viral di media sosial.

Aparat kepolisian bergerak cepat menyelidiki kasus ini dengan memburu pembuat mural.

Mural Presiden Jokowi bertuliskan 404:Not Found di Batuceper, Kota Tangerang, Banten.
Mural Presiden Jokowi bertuliskan 404:Not Found di Batuceper, Kota Tangerang, Banten. (ISTIMEWA)

Polisi berdalih presiden adalah lambang negara yang harus dihormati.

"Tetap diselidiki itu perbuatan siapa. Bagaimanapun itu kan lambang negara, harus dihormati," kata Kasubbag Humas Polres Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim, Jumat (13/8/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved