Pangdam Menitikkan Air Mata Melihat Kondisi Posramil Kisor, Istri Lettu Dirman Menangis Histeris
Pangdam pun menyaksikan lokasi terakhir Danposramil Lettu Chb Dirman yang dibunuh dengan tragis.
Penulis: Abdul Qodir | Editor: Yogi Jakarta
Pemandangan haru itu pun mengundang tangis beberapa kerabat dan warga yang menyaksikan.
Tampak pula beberapa keluarga lainnya mencoba menenangkan Nur dan memintanya bersabar.
Setelah menguasai diri, Nur tampak berusaha tabah menerima kenyataan.
Baca juga: TNI Kontak Tembak di Intan Jaya, Kelompok Separatis Bersenjata Tewas Diduga Kelompok Undianus Kogoya
Jenazah Lettu Dirman dibawa ke rumah duka di Desa Mandala, Kecamatan Wera untuk disemayamkan.
Kedatangan jenazah disambut ratusan warga.
Jasad Lettu Dirman kemudian dibawa ke tempat pemakaman umum sekitar pukul 12.30 Wita untuk dimakamkan.
Pemakaman pun diiringi isak tangis istri, keluarga dan warga.
Prosesi pemakaman yang dilakukan dalam upacara militer tersebut dipimpin oleh Danrem 162/WB, Brigjend TNI Ahmad Rizal Ramdhani.
Duka mendalam terlihat jelas di wajah istri almarhum, keluarga dan ratusan warga Desa Mandala saat jasad Lettu Dirman dimasukan ke dalam liang lahat.
Sementara tiga anak almarhum turut melepas kepergian ayahnya untuk yang terakhir kalinya. (*)
Artikel ini disarikan dari berita Tribun-Papua.com dan Kompas.com dengan judul Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa Menangis saat Tinjau Lokasi Pembantaian 4 Prajuritnya; dan "Tangis Histeris Istri Lihat Lettu Dirman Pulang Tak Bernyawa: Dia Pergi Begitu Cepat, Kasihan Saya"