Breaking News:

Formula E

Kemarin Didemo Agar Batalkan Formula E, Anies Kasih Kabar Baik Hari Ini Tentang Jakarta

Kemarin didemo agar membatalkan Formule E, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan kabar baik untuk Jakarta.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Tangkapan layar dari kanal youtube Kadin Indonesia saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan dalam acara vaksinasi Covid-19 di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (25/7/2021). Kemarin didemo agar membatalkan Formule E, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan kabar baik untuk Jakarta. 

"Kalau Formula E dipaksakan di 2022, karena sifat dari perhelatan itu multi years, maka secara kumulatif nanti di ujung perhelatan akan kelihatan kerugiannya Rp1,3 triliun," ujarnya.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sejatinya sudah meminta Pemprov DKI memperbaiki studi kelayakan ini dengan memasukkan komponen commitment fee dan bank garansi.

Namun, studi kelayakan tersebut tak kunjung direvisi oleh Pemprov DKI atau dalam hal ini PT Jakpro.

Untuk itu, 25 anggota Fraksi PDIP bersama dengan PSI sepakat untuk menggulirkan interpelasi.

Baca juga: Anies Baswedan Sebut 2,7 Juta Warga DKI Jakarta Belum Divaksin Covid-19

"Jangan sampai uang ini dibelanjakan dengan tidak hati-hati. Sebab, fakta menunjukkan hasil audit BPK mengenai studi kelayakan yang mendasarinya belum mencerminkan pembiayaan yang komprehensif," tuturnya.

Sebagai informasi, interpelasi yang diusulkan PDIP dan PSI belakangan menuai polemik.

Pasalnya, tujuh dari sembilan fraksi DPRD DKI menyatakan diri menolak penggunaan hak interpelasi itu.

Padahal, saat ini PDIP dan PSI baru mengumpulkan 33 suara atau kurang 21 suara guna memenuhi kuorum 50 persen + 1 jumlah anggota legislatif.

Logo Formula E
Logo Formula E (fiaformulae.com)

Walau demikian, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono tetap optimus interpelasi bisa bergulir.

Lobi-lobi terhadap anggota dewan dari fraksi lain pun bakal ditetap dilakukan PDIP.

"Insya Allah dengan tekad yang bulat, semangat kebersamaan yang kuat, dengan baca bismillah, Insya Allah langkah ini bisa kita tempuh dengan baik," ucap Gembong.

Didemo Soal Formula E

Sebelumnya, pada Jumat (3/9/2021), massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Selamatkan Jakarta menggeruduk kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta.

Mereka menuntut mas Anies membatalkan Formula E yang direncanakan bakal digelar Juni 2022 mendatang.

Baca juga: Pengamat Curiga Fraksi DPRD DKI Tolak Interpelasi Tutupi Ketidakberesan Formula E

Mereka tampak berbaris rapi di Jalan Medan Merdeka Selatan sambil membentangkan spanduk hitam bertuliskan 'Tolak dan Batalkan Formula E'.

Beberapa pengunjuk rasa lainnya pun terlihat mengibarkan bendera merah putih di depan kantor Anies.

Sesekali mereka meneriakan yel-yel berisi desakan agar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu membatalkan Formula E.

"Tolak tolak tolak Formula E sekarang juga, lawan lawan lawan si Anies sekarang juga," kata mereka kompak sambil mengepalkan tangan ke langit, Jumat (3/9/2021).

Massa dari Aliansi Selamatkan Jakarta menggeruduk kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta, Jumat (3/9/2021).
Massa dari Aliansi Selamatkan Jakarta menggeruduk kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta, Jumat (3/9/2021). (Tribunjakarta/Dionisius Arya Bima Suci)

Aksi demo di depan Balai Kota Jakarta ini berlangsung singkat, kurang lebih 15 hingga 20 menit saja.

Polisi yang berjaga di sekitar lokasi pun langsung membubarkan mereka.

Para pendemo diminta untuk segera meninggalkan tempat Gubernur Anies Baswedan berkantor.

Massa aksi pun menuruti perintah dari aparat kepolisian dan mereka langsung membubarkan diri menuju arah Patung Kuda.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved