Formula E

Kemarin Didemo Agar Batalkan Formula E, Anies Kasih Kabar Baik Hari Ini Tentang Jakarta

Kemarin didemo agar membatalkan Formule E, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan kabar baik untuk Jakarta.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Tangkapan layar dari kanal youtube Kadin Indonesia saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan dalam acara vaksinasi Covid-19 di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (25/7/2021). Kemarin didemo agar membatalkan Formule E, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan kabar baik untuk Jakarta. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kemarin didemo agar membatalkan Formule E, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan kabar baik untuk Jakarta.

Hal itu disampaikan Anies melalui akun Instagramnya.

Dilansir dari Instagramnya, hal itu terkait keberhasilan DKI Jakarta mempertahankan sebagai provinsi paling demokratis berdasarkan data dari adan Pusat Statistik (BPS).

"Ya, provinsi paling demokratis!," ujar Anies dalam judul caption postingannya di Instagram dilansir TribunJakarta.com, Minggu (5/9/2021).

Anies mengatakan, prestasi ini diraih DKI Jakarta secara empat tahun berturut-turut atau sejak 2017.

Baca juga: Ajak Jakmania Berdoa, Mas Anies: Insya Allah Persija Jakarta Sukses Kalahkan PSS Sleman

"Jakarta menjadi provinsi paling demokratis se-Indonesia!," tulis Anies.

Dijelaskannya, dalam rilis Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2020 BPS, angka IDI Provinsi DKI Jakarta menduduki peringkat satu secara nasional dengan nilai indeks sebesar 89,21.

"IDI Provinsi DKI Jakarta selalu meraih kategori baik dan nilai IDI DKI terus bertumbuh, yakni 84,73 pada 2017, 85,08 pada 2018, dan 88,29 pada 2019," kata Anies.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi JPO Lenteng Agung.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi JPO Lenteng Agung. (Facebook Anies Baswedan)

Menurut dia, angka pencapaian ini menunjukkan bahwa warga Jakarta semakin matang dalam berdemokrasi.

"Pertumbuhan demokrasi ini hanya bisa terwujud berkat kolaborasi seluruh stakeholder dan komponen masyarakat yang telah menjaga DKI Jakarta tetap kondusif dan demokratis," papar Anies.

Anies menjelaskan, ada tiga aspek yang dinilai dalam penghitungan nilai IDI.

Yakni, aspek kebebasan sipil, aspek hak-hak politik dan aspek lembaga demokrasi.

Untuk aspek hak-hak politik, DKI Jakarta sebesar 84.95 poin atau naik 1.09 poin dibanding 2019 dan masuk kategori baik.

Kemudian di aspek kebebasan sipil, sebesar 93.27 poin atau naik 2.26 poin dibanding tahun 2019.

Baca juga: Di Hadapan Wali Kota U20, Gubernur Anies Ungkap 6 Fenomena Pascapandemi Covid-19

Sedangkan pada aspek lembaga demokrasi sebesar 90.86 poin.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved